Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Sabtu, 18 Agustus 2012

KONFLIK BERBAU SARA' MENGANCAM TANA TORAJA - ENREKANG

Setelah beberapa lama masyarakat Tana Toraja - Enrekang hidup berdampingan dengan damai, kini ketentraman kedua suku tersebut terancam. 

Terancamnya kerukunan kedua etnis tersebut dipicu oleh tewasnya seorang pemuda etnis Enrekang, Rusmin (20) di sebuah kafe di wilayah Mengkendek - Tana Toraja, jumat (17/8). 

Kematian Rusmin tersebut memicu terjadinya ketegangan di kedua belah pihak. Apalagi ditambah adanya informasi dari keluarga korban yang akan melakukan penyerangan malam ini ke Mengkendek sebagai tindakan balas dendam. 

Menurut informasi yag berhasil dihimpun media ini, kejadian pengeroyokan terhadap Rusmin terjadi pada tanggal 15/8 di sebuah kafe di Mengkendek. Akibat dari pengeroyokan tersebut, Rusmin berada dalam kondisi kritis dan harus di rujuk ke Makassar. Namun, Rusmin hanya dapat bertahan sehari, kemudian menghembuskan nafas terkahirnya di Rumah sakit. Saat ini jenasah Rusmin sudah berada di rumah duka, di Alla, Enrekang, dan rencanya akan dikebumikan esok hari. 

Ketegangan kedua etnis tersebut menyebabkan, beberapa kendaraan bus tujuan Makassar - Toraja dan sebaliknya lebih memilih bertahan di sekitar wilayah Enrekang. 

Saat ini pihak Pemkab dan Polres Enrekang turun langsung ke lapangan untuk meredam meluasnya konflik yang bisa berujung konflik SARA. 

Kapolres Enrekang, AKBP Ika Waskita menurunkan personelnya untuk mengantisipasi terjadinya bentrok dan melakukan koordinasi dengan pihak Polres Tana Toraja. 

Sementara itu, Kapolda Sulselbar, Irjen Mudji Waluyo, berjanji akan menerjunkan satu peleton Pasukan Brimob pada untuk mem-backup personel kepolisian dari Polres Enrekang, guna mengantisipasi meluasnya konflik di perbatasan Enrekang-Toraja.

"Kami tetap melakukan pemantauan situasi di perbatasan Enrekang-Toraja, saya juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur, untuk mengupayakan tidak terjadinya bentrokan antar warga di Enrekang dan Toraja, kami berupaya mengumpulkan tokoh masyarakat dari kedua pihak, selain itu kami juga akan kirim satu peleton Brimob besok untuk melakukan pengamanan," ujar Mudji.
READ MORE - KONFLIK BERBAU SARA' MENGANCAM TANA TORAJA - ENREKANG
KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update