Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Sabtu, 31 Maret 2012

Opsi II Menang, Kenaikan BBM di tunda

Interupsi mewarnai jalannya rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang membahas rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Berbagai interupsi tersebut bermunculan setelah ketua DPR RI Marzuki Alie menyatakan akan melakukan voting.

Adapun 2 opsi yang disampaikan oleh Marzuki adalah sebagai berikut :

  1. OPSI I adalah harga jual BBM tidak boleh mengalami kenaikan atau Pasal 7 Ayat 6 tidak dicabut.
  2. OPSI II adalah Pasal 7 ayat 6 tidak berubah, ditambah dengan Pasal 7 ayat 6a yaitu pemerintah bisa menaikkan BBM bila harga minyak mentah dunia berfluktuasi lebih dari 15% dari asumsi.

Dalam rapat sidang paripurna yang berlangsung hingga pukul 1 dinihari tadi, dan sempat diskors beberapa kali, menyepakati opsi 2 untuk dijadikan sebagai keputusan akhir paripurna. Keputusan ini diambil setelah melalui voting dengan perbandingan, 356 suara mendukung opsi 2, 98 suara mendukung opsi 1.

Sidang paripurna yang menghasilkan keputusan diambil melalui voting tersebut diwarnai aksi walk-out yang dilakukan oleh fraksi PDI-Perjuangan dan Fraksi Hanura.

Fraksi Partai Hanura dan Fraksi PDIP menyatakan mendukung opsi pertama dalam pengambilan keputusan tentang BBM yakni bersikukuh mempertahankan pasal 7 ayat 6 undang-undang No 22 tahun 2011 tentang APBN.

Tak hanya Hanura dan PDIP, Gerindra dan PKS juga bersikukuh untuk mempertahankan Pasal 7 Ayat 6 UU No 22 Tahun 2011 tentang APBN mengenai kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), yaitu menolak penaikan harga BBM.

"Karena kami menetapkan opsi deviasi 20% selama 3 bulan, kita tidak berada dalam posisi tidak jelas. Maka kita dalam posisi memilih kalau harga BBM tidak naik. Pasal 7 ayat 6 titik," tegas Mustafa kamal, Ketua fraksi PKS, diiringi seruan takbir.

Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi PKS yang juga dengan tegas menolak kenaikan harga BBM tetap bertahan mengikuti jalannya sidang sampai selesai.

5 komentar:

  1. masing-masing partai bersuara seakan-akan menyuarakan suara rakyat...setelah pemilu berlalu..kembali suara rakyat tak didengar :)

    BalasHapus
  2. Membingungkan.., susah ditebak

    BalasHapus
  3. naik apa enggak terserah deh, penting gue masih bisa beli bensin, wkwkwkwk

    BalasHapus
  4. tgl berapa ne jadinya bensin naik,

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update