Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Rabu, 02 November 2011

Data soal utang antara DPPKAD dan Dinas Kesehatan Toraja Berbeda

Dalam rapat dengan Komisi II DPRD Tana Toraja di Gedung DPRD Tana Toraja, kemarin (1/11), terungkap adanya perbedaan data mengenai utang antara Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Tana Toraja dan Dinas Kesehatan Tana Toraja.

Versi DPPKAD, Jumlah utang Dinas Kesehatan dan Akper Toraya yang berada dibawah Dinas Kesehatan pada tahun 2010 adalah sebesar Rp.1,14 Milliar, yang terdiri dari, Utang Dinas Kesehatan sendiri sebesar Rp. 615,5 Juta dan Akper Toraya sebesar Rp426,9 juta. Sementara itu, menurut versi Dinas Kesehatan, Dinas kesehatan tidak memiliki utang di 2010.

Perbedaan tersebut mengundang berbagai kritik dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja.

Para anggota dewan menilai, terjadinya hal-hal seperti ini disebabkan oleh lemahnya koordinasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ketua Fraksi PDIP DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan, STh, mengatakan “Perbedaan versi utang antara Dinas Kesehatan dan Akper Toraja dengan DPPKAD sebagai leading sektor bidang keuangan, menjadi indikasi koordinasi pelaporan pertanggungjawaban di daerah ini masih lemah"ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi', SE, menambahkan bahwa perbedaan pelaporan keuangan 2010 juga terjadi pada rapat badan anggaran dan rapat komisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update