Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Rabu, 09 November 2011

4 bulan honor THL/PPL akan dibayar Pemkab Tana Toraja

Setelah mendapat desakan yang gencar dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja, Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Tana Toraja akhirnya menyangupi untuk membayar honor Tenaga Harian Lepas (THL) Penyuluh pertanian lapangan. Namun jumlah honor yang akan dibayarkan pemkab Tana Toraja hanya selama empat bulan, sebab selebihnya (8 bulan) dibayar oleh pemerintah Pusat.

Salah seorang anggota DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembonan, menyampaikan penghargaannya atas respon positif yang diberikan Bapak Bupati sehubungan honor tenaga penyuluh pertanian tersebut.
"Tenaga Penyuluh Pertanian akan menerima honor selama 8 bulan dari pemerintah pusat, sementara Pemkab Tana Toraja akan membayar 4 bulan sisanya"ujar politis PDI Perjuangan ini.

Hal tersebut disampaikan Yohanis Lintin, usai rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan APBD-P tahun 2011 di gedung DPRD Tana Toraja, Selasa (8/11) kemarin.

Menurut Yohanis, di Tana Toraja sekarang ini ada 35 tenaga THL PPL yang sementara bertugas. Pengangkatan Ke-35 tenaga THL PPL tersebut melalui Kementrian Pertanian. Di dalam kontrak yang mereka tanda tangani, para THL/PPL tersebut akan bertugas selama satu tahun. Namun honor yang mereka terima hanya dari Januari hingga Agustus. Sehingga, untuk bulan September s/d Desember mereka bekerja tanpa honor.

Menurut beberapa informasi yang berhasil diperoleh, pemerintah pusat tidak mengalokasikan anggaran pembayaran gaji THL/PPL empat bulan karena hal itu merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten sebagai dana sharing dari program tersebut.

“Karena ini bentuknya sharing sehingga itu menjadi kewajiban kita untuk membayarnya. Jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya Rp72 juta,” ujarnya.

"Oleh karena anggaran untuk pembayaran honor THL/PPL ini tidak muncul dalam APBD, maka anggaran untuk itu diusulkan untuk dimasukkan dalam APBD Perubahan."tambahnya.

Ditempaat yang sama, Welem Sambolangi', Ketua DPRD Tana Toraja, mengkonfirmasi kebenaran bahwa pemerintah akan membayar kekurangan honor THL PPL selama empat bulan tersebut. Welem juga memberikan kepastian bahwa anggaran sebesar Rp72 juta itu akan dialokasikan dalam APBD Perubahan.

“Bapak Bupati sudah menyetujui hal itu, dan kita juga memastikan bahwa dana untuk pembayaran kekurangan honor tenaga THL/PPL itu akan dimasukkan dalam anggaran perubahan ini,” tegas Politisi Partai Golkar tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update