Rabu, 16 November 2011

2012, Pesawat Komersil Akan Terbang Makassar-Toraja setiap hari

Salah satu hal menggembirakan disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, sehubungan dengan pengembangan pariwisata di Tana Toraja. Hal tersebut adalah akan segera beroperasinya masakapai penerbangan komersial yang akan melayani penerbangan Makassar - Toraja pada tahun 2012. Hal ini adalah untuk mengakomodasi perjalanan wisata ke salah satu daerah tujuan wisata unggulan sulsawesi selatan tersebut. kabar gembira tersebut disampaikan bapak gubernur di sela-sela periangatan Hari Jadi Toraja ke-764 tahun dan hari jadi ke-54 Kabupaten Tana Toraja di Makale, Selasa (15/11/2011).

Menurut Syahrul, Tana Toraja akan banyak menerima kunjungan wisatawan, terutama dari manca negara, menyusul rencana beroperasinya bandara baru yang lebih luas di Mengkendek pada awal 2012. Sehingga, lanjutnya, bandara tersebut pun dapat didarati pesawat berbadan besar. Seperti diketahui, Rute penerbangan Makassar Toraja selama ini hanya diterbangi sekali dalam seminggu.

"Kita datangkan pesawat yang setiap hari menerbangi Toraja-Makassar PP (Pergi-Pulang). Saya janji itu," ujarnya.

Ia menambahkan sektor pariwisata budaya Toraja adalah industri wisata yang sudah mendunia dan dinilai telah terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bandara baru Kabupaten Tana Toraja dibangun di Dusun Buntu Kunik, Desa Tampo, Kecamatan Mengkendek melalui beberapa tahap pembangunan yaitu pematangan lahan, pembangunan konstruksi termasuk landasan pacu. Pematangan lahan bandara di atas area seluas 225 hektar menggunakan anggaran sekitar Rp 100 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Masykur Sulthan, menjelaskan Landasan pacu yang akan dibangun untuk bandara baru di Buntu Kunik ini sepanjang 1.900 meter dengan lebar 35 meter, yang berarti bawha bandara ini dapat didarati pesawat berkapasitas 100 penumpang. Selain itu Bandara baru ini juga nantinya akan menjadi titik penghubung sejumlah daerah tujuan pariwisata nasional seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta dan Lombok.

6 komentar:

  1. nice share sobat..
    Slaam dari bandung.. :)

    BalasHapus
  2. seharusnya sudah sejak dahulu Toraja sebagai salah satu daerah obyek wisata Internasional harus memiliki bandara udara yang layak dan representatif, kenapa baru sekarang dijanjikan,
    tapi tak apalah, lebih baik terlambat daripada tidak ada sama sekali :)

    BalasHapus
  3. setuju sma daeng hariyanto, gammara mamo njo toraja ee (y) top markotop milah :D

    BalasHapus
  4. Harusnya sih airportnya langsung yang besar sekalian, tp tak apalah 1900m dulu kalau duitnya cuma ada segitu, tp mudah2an kedepannya bisa jadi airport internasional, secara Tana Toraja dan Bali lebih dikenal dunia ketimbang daerah2 lainnya yg memiliki airport internasional. Jangan lupakan infrastruktur-jalan2 di Tana Toraja yang memprihatinkan.. Mari kita doakan..

    BalasHapus
  5. bguslah kalo jadi mudah2han bukan cuma omdo alias omong doang...
    bisr bisa plang tiap bulan jakr toraja hahaha

    BalasHapus
  6. mana janji mu, udah bulan agustus nih kok belum ada penerbangan ? jangan2 cuma menjelang pilgub aja.

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update