Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Jumat, 07 Oktober 2011

2.000 unit Bentor berkontribusi bagi kemacetan dan kesemrawutan jalan di Toraja

Bentor (becak motor) merupakan salah satu transportasi andalan masyarakat Toraja. Namun kesemrawutan yang diakibatkan oleh banyaknya Bentor ini menyebabkan Kapolres Tana Toraja, AKBP Yudi Sinaeloe, pada hari Selasa (4/10) yang lalu mengundang semua komponen masyarakat untuk berembuk mencari solusi mengatasinya.

Nampak hadir dalam musyawarah ini Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Buntang Rombe Layuk dan Sekretaris Kabupaten Toraja Utara Lewaran Rantela'bi. Selain itu juga nampak hadir Kadis Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (LLAJ), Calvin Tandiarung.

Dalam musyawarah ini Kapolres Tana Toraja menjelaskan bahwa peningkatan jalan dan fasilitas lainnya tidak seimbang dengan terjadinya penambahan kendaraan, yang diperkirakan sebanyak 400 kendaraan bertambah setiap bulannya. hal ini menyebabkan terjadinya penyempitan lahan parkir dan munculnya terminal bayangan.

Selain itu, angkutan becak motor (bentor) yang jumlahnya kurang lebih 2.000 unit ikut memberi kontribusi bagi kemacetan dan kesemrawutan jalan.
"Data resmi organda menyebutkan bahwa jumlah bentor hanya sekitar 780 unit, sedangkan kenyataannya di lapangan ada sekitar 1.200 unit. Inilah yang menjadi biang kemacetan. Mereka pun tidak dilengkapi SIM," katanya.

Pembatasan jumlah Becak Motor (Bentor) dengan jalan melakukan pendataan terhadap bengkel yang memproduksi bentor menjadi salah satu solusi yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Buntang Rombelayuk, menjelaskan, forum laulintas cukup besar perhatiannya, terutama terkait fenomena angkutan jalan semakin semrawut di Rantepao.

"Satu hal lagi yang menjadi penyebab kemacetan adalah pesta rambu solo. Pesta ini sering menggunakan dan menutup badan jalan hingga berhari-hari, padahal mereka punya tongkonan." Kata Wabup Torut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update