Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Senin, 31 Oktober 2011

Pemkab Tana Toraja kembangkan berbagai potensi pariwisata.

Satu lagi inovasi pengembangan pariwisata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam rangka mengembalikan Tana Toraja sebagai icon pariwisata di Sulawesi Selatan. Inovasi tersebut berupa pembangunan kawasan agrowisata di Pango-Pango kec. Makale Selatan.

“Saat ini, pariwisata Tana Toraja yang dikenal hanya kuburan batu, rumah adat dan rambu Solo dan rambu Tuka. Perlu ada inovasi membuat kawasan agro wisata, wisata rohani, dan convention baru agar pariwisata Tana Toraja tidak membosankan,” kata Bupati Theofilus Allorerung di Makale,(Minggu,30/10/2011).

Dikatakannya bahwa kawasan agrowisata akan dibuat di daerah Pango-pango. Saat ini, pemkab Tana Toraja sedang membangun sarana pendukung seperti jalan, jembatan, air bersih dan listrik. Beberapa produk tanaman unggulan Tana Toraja, seperti Kopi, tamarillo, markisa, strawberry, yang cocok dengan kondisi alam di Pango-Pango, akan dikembangkan. Pengembangan produk tanaman unggulan ini sengaja dilakukan demi mendukung Pango-Pango sebagai kawasan agrowisata.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Tana Toraja juga berencana membuat kawasan wisata rohani di Buntu Burake, Kec. Makale.

“Pengembangan wisata agro dan wisata rohani ini diharapkan bisa menggeliatkan kembali dunia pariwisata Tana Toraja. Kami juga sudah melakukan survey di beberapa lokasi yang nantinya akan dikembangkan sebagai kawasan wisata agro,” paparnya.

Dia menambahkan, selain wisata agro dan rohani, beberapa objek-objek wisata baru juga akan dikembangkan menjadi unggulan wisata Tana Toraja. Salah satunya, objek wisata air terjun dan hutan alam Sarambu Asing di kecamatan Bittuang.

Kawasan air terjun ini diklaim sebagai wisata alam yang hampir menyerupai kawasan air terjun Bantimurung di kabupaten Maros. Tidak jauh dari air terjun Sarambu Asing, terdapat lokasi pemandian air panas yang berpotensi sebagai tempat wisata yang banyak menarik tingkat kunjungan wisatawan.

“Air terjun Sarambu Asing sudah dibuka sebagai salah satu objek wisata di Tana Toraja. Hanya saja, pemkab Tana Toraja masih perlu melakukan promosi untuk mengenalkan objek wisata itu agar lebih mendunia,” paparnya.

Theofilus mengatakan bahwa pada dasarnya Tana Toraja memiliki keindahan alam yang sangat indah. Hanya saja belum dikelola dan dipromosikan secara maksimal. Ke depan, pemkab Tana Toraja berencana akan membuka semua kawasan yang memiliki pemandangan yang indah untuk ditawarkan kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
READ MORE - Pemkab Tana Toraja kembangkan berbagai potensi pariwisata.

Jumat, 28 Oktober 2011

Kontraktor Tuntut Kelebihan Pekerjaan

Kontraktor proyek pembangunan jalan lingkar dan wilayah terisolasi di Kabupaten Tana Toraja tahun anggaran 2003-2004,PT Karya Pribumi Sawerigading, menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja membayar ganti rugi kelebihan pekerjaan.

Kelebihan volume pekerjaan yang dimaksud adalah galian tanah biasa dan galian tanah cadas senilai Rp2,3 miliar pada poros Battayan-Rayan- Pondingao pada 2005 dan tambahan volume pekerjaan pada poros Buntu-Pantawanan-Lebannuta senilai Rp294,3 juta. Biaya itu belum termasuk kerugian PT Karya Pribumi Sawerigading atas kehilangan kesempatan mendapat keuntungan selama enam tahun (2005–- 2011) atas keterlambatan pembayaran tambahan volume pekerjaan Rp1,5 miliar,ditambah kerugian material Rp900,9 juta.
Kontraktor Tuntut Kelebihan Pekerjaan
Jadi, total tuntutan yang diajukan lebih dari Rp5 miliar. Penasihat khusus bupati bidang hukum,Yohanis Kundang, kepada SINDO, membenarkan adanya tuntutan pembayaran kelebihan dan tambahan volume pekerjaan yang diajukan PT Karya Pribumi Sawerigading. Bahkan,tuntutan yang diajukanPTKarya PribumiSawerigading itu sudah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Makale.

Yohanis mengakui ada kelebihan dan tambahan volume pekerjaan dan sudah dimasukkan dalam adendum kontrak kerja. Dengan begitu, tambahan volume pekerjaan sudah dibayarkan Pemkab Tana Toraja. “Kuasa hukum Pemkab Tator ingin keputusan hukum tetap dari pengadilan sebagai dasar membayar ganti rugi yang dituntut penggugat, apabila Pemkab dinyatakan sebagai pihak yang kalah,”ujarnya.

Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi yang dimintai tanggapannya,menyatakan bahwa Pemkab Tana Toraja wajib membayar tuntutan ganti rugi sepanjang punya bukti-bukti dan payung hukum yang jelas.


Sumber : Seputar Indonesia
READ MORE - Kontraktor Tuntut Kelebihan Pekerjaan

Selasa, 25 Oktober 2011

GEPPMATOR Makassar Gelar Kongres II

Gerakan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Toraja atau yang disingkat dengan GEPPMATOR, menyelenggarakan Kongres II di gedung Balla Tamalanrea, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (24/10/2011)

Kongres II GEPPMATOR yang mengangkat tema "Merajut Kebersamaan dalam Bingkai Sang Torayan" turut dihadiri beberapa pejabat Pemkab Tana Toraja, Anggota DPRD Kota Makassar Nelson M. Kammisi, dan Kasubag Pengaduan Masyarakat Pemkot Makassar, Firmansyah Faisal.

Ketua GEPPMATOR, Frans Bolim, dalam sambutannya menyemangati peserta dengan kalimat-kalimat yang menggugah semangat.

"STOP! Ada Semangat Baru." Demikian kalimat yang digaungkan Ketua Pemuda Pelajar Mahasiswa Tana Toraja (Geppmator) Frans Bolim yang mengundang applaus peserta yang gegap gempita.

Menurutnya, kongres II Geppmator ini digelar dilandasi dengan semangat baru untuk melahirkan sebuah wadah berhimpun mahasiswa dan pelajar Tana Toraja yang berada di Makassar

Sementara itu, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang hadir pada acara pembukaan Kongres II GEPPMATOR tersebut memberikan apresiasi terhadap Mahasiswa, Pemuda dan Pelajar yang menggelar kongres yang dilandasi semangat baru, sebab seyogyanya, mahasiswa sebagai agen perubahan idealnya eksis sebagai pembaharu.

Selain itu, Ilham Arif Siradjuddin, yang juga adalah Ketua DPD Demokrat Sulsel, juga mengharapkan, agar kongres Geppmator sebagai wadah berhimpun dapat menjadikan keberadaannya sebagai fasilitator permasalahan masyarakat Toraja di Makassar serta dapat melahirkan pemikiran postif.

Wali Kota Makassar dua periode ini menambahkan, kendati kehadirannya di forum kongres sebagai pembina politik dan pembina ormas sesuai amanah undang-undang dan tidak terkait even politik, ia berkeyakinan bahwa mahasiswa Toraja dapat menentukan sikap politik yang positif.

Ketika ditanya mengenai agenda politik sulawesi selatan, ilham mengatakan bahwa ia akan mengembalikan Tana Toraja sebagai icon pariwisata di Sulawesi selatan seperti masa 90-an silam.

"jika masyarakat Toraja memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Sulsel 2013 mendatang, maka saya sebagai bagian dari warga Toraja akan mengembalikan kejayaan pariwisata Tana Toraja seperti masa 1990-an silam,” kata Ilham disambut tepuk tangan peserta kongres dan undangan.
READ MORE - GEPPMATOR Makassar Gelar Kongres II

Minggu, 16 Oktober 2011

Javier Hernandez selamtkan MU dari Kekalahan vs Liverpool

Memasuki pekan kedelapan Premier League (Liga Inggris) 2011/2012 terjadi Derby panas 2 merah (MU vs Liverpool). Derby panas ini berkesudahan imbang 1-1. Liverpool unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Steven Gerrard di menit ke 67, sebelum disamakan Javier Hernandez sepuluh menit menjelang pertandigan usai.

Dalam Derby panas di Anfield, Sabtu (15/10/2011)ini, Liverpool memasang Steven Gerrard sebagai starter dan mencadangkan Andy Carroll. Di kubu MU, Wayne Rooney, Nani, dan Javier Hernandez memulai laga dari bench.

Tim tamu mengancam pada menit ke-16. Memanfaatkan umpan silang Patrice Evra, sundulan Phil Jones masih tipis di samping gawang Liverpool.

Berselang lima menit, Steven Gerrard mengirim umpan silang berbahaya ke mulut gawang MU. Namun, tak satu pun pemain Liverpool bisa memanfaatkannya.

Gawang MU kembali terancam pada menit ke-34. Mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti, Luis Suarez mengelabui Jonny Evans sebelum menembak ke gawang. Namun, David De Gea masih bisa mementahkannya.

MU balas menekan beberapa menit kemudian. Tapi, percobaan yang dilakukan Darren Fletcher dari luar kotak penalti belum mengarah ke gawang.

Aksi individu Park Ji-sung dari tengah lapangan juga belum membuahkan hasil. Tembakan pemain Korea Selatan ini tak menemui sasaran.

Hingga turun minum, skor 0-0 masih belum berubah.

MU kembali mendapatkan peluang pada awal babak kedua lewat tendangan bebas Ashley Young. Namun, Pepe Reina masih sigap mengamankan bola.

Usaha Suarez pada menit ke-55 juga masih belum membahayakan gawang MU. Sepakan mendatarnya dari luar kotak penalti mudah dijinakkan oleh De Gea.

Pelanggaran Rio Ferdinand terhadap Charlie Adam di depan kotak penalti pada menit ke-68 berbuah petaka. Gerrard yang bertugas mengeksekusi tendangan bebas berhasil mengelabui De Gea dan mengirim bola ke dalam gawang.

MU menyamakan kedudukan pada menit ke-81. Berawal dari sepak pojok Nani yang dibelokkan oleh Danny Welbeck, bola akhirnya disundul Hernandez tanpa bisa dihalau Reina.

Susunan pemain:
Liverpool: Reina, Kelly, Enrique, Carragher, Skrtel, Lucas (Henderson 57'), Adam, Downing, Gerrard, Suarez, Kuyt

Manchester United: De Gea, Smalling, Ferdinand, Evans, Evra, Park (Rooney 69'), Fletcher, Giggs, Jones (Hernandez 77'), Young (Nani 69'), Welbeck
READ MORE - Javier Hernandez selamtkan MU dari Kekalahan vs Liverpool

Staf Ahli DPRD Tana Toraja Tak Digaji 10 Bulan

Delapan staf ahli Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja belum menerima gaji selama 10 bulan dan nasibnya masih terkatung-katung.

Delapan staf ahli DPRD Tana Toraja,terdiri atas tiga staf ahli lembaga DPRD dan lima staf ahli fraksi. Para staf ahli DPRD itu belum menerima gaji terhitung Januari hingga Oktober 2010. Mereka diduga belum menerima gaji selama sepuluh bulan karena surat keputusan (SK) perpanjangan pengangkatan sebagai staf ahli lembaga maupun staf ahli fraksi di DPRD hingga kini belum terbit. Informasi yang diperoleh, gaji para staf ahli di DPRD Tana Toraja sudah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2011.

Setiap staf ahli mendapat fasilitas gaji Rp2,5 juta per bulan. Pelaksana Tugas Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tana Toraja AP Samperompon, membenarkan status para staf ahli di DPRDTanaToraja belum jelas. Para staf ahli di DPRD pertama kali diangkat pada Mei 2010, dengan masa kontrak kerja hingga akhir 2010.Namun, setelah kontrak kerja staf ahli DPRD berakhir, SK perpanjangan kontrak sebagai staf ahli belum terbit. “SK perpanjangan pengangkatan sebagai staf ahli menjadi dasar bagi kami membayar gaji. Kalau SK staf ahli belum diperbaharui, kami tidak berani mengambil risiko,” ujarnya di Makale,kemarin.

SK perpanjangan pengangkatan staf ahli baru bisa diterbitkan pejabat Sekwan definitif. Sementara itu, status Sekwan saat ini masih pejabat pelaksana tugas sementara. Dengan demikian,dia tidak punya wewenang menerbitkan SK perpanjangan pengangkatan staf ahli di DPRD Tana Toraja. “Untuk mengangkat seseorang dari luar DPRD membantu para anggota Dewan, itu wewenang pejabat Sekwan definitif. Saya ini sebagai pejabat Sekwan sementara, jadi tidak punya hak untuk itu,” ungkap dia.

Bahkan, dia menyatakan siap mempertaruhkan jabatan yang dipegangnya saat ini kalau dipaksa mengeluarkan kebijakan yang bukan menjadi wewenangnya. Anggota Komite Pemantau Legislatif Tana Toraja Theofilus Limongan menyayangkan SK perpanjangan staf ahli di DPRD sampai saat ini belum terbit. Karena itu, dia mendesak pejabat Sekwan segera memperbarui SK pengangkatan para staf ahli di DPRD agar bisa menikmati gaji.

Pasalnya, anggaran gaji para staf ahli di DPRD sudah dialokasikan dalam APBD 2011. “Sangat disayangkan staf ahli di DPRD Tana Toraja belum terima gaji selama 10 bulan. Padahal, gaji mereka sudah dianggarkan dalam APBD tahun ini,”tandasnya.


Sumber : SINDO
READ MORE - Staf Ahli DPRD Tana Toraja Tak Digaji 10 Bulan

Rabu, 12 Oktober 2011

Busana Toraja Juara "Manhunt Internasional 2011"

Busana ala Toraja, Sulawesi Selatan, yang dikenakan duta Indonesia, Johanica Yanuar, dalam kontes pria berbakat sejagat "Manhunt Internasional 2011" di Korea Selatan sukses menyabet predikat The Best National Costume.

"Ini prestasi yang membanggakan karena penghargaan national costume termasuk yang paling bergengsi dalam ajang tingkat dunia ini," kata Ketua Tim Indonesia (National Director) yang juga Brand Manager L-Men, Christian Widi Nugraha, di Seoul, Senin.

Wakil Indonesia, Johanica Yanuar (26), yang berpostur tinggi 182 cm itu mengenakan busana rancangan Dynan Fariz - Jember Fashion Carnaval yang bertemakan Mystical Toraja dalam sesi Traditional Costume Parade dalam ajang Manhunt International 2011 yang malam puncak finalnya digelar di Millenium Hotel, Gangnam, Seoul, pada Senin (10/10) malam.

Busana tersebut merupakan modifikasi pakaian adat Toraja seppa tallung buku yang dilengkapi dengan sayap dan tanduk mengesankan kebesaran dan keagungan salah satu kebudayaan Indonesia.

Christian Widi Nugraha yang akrab disapa Widi itu menambahkan, pengerjaan kostum tersebut memakan waktu berminggu-minggu.

"Sampai acara akan dimulai, kostum itu belum juga selesai akhirnya dikerjakan marathon selama sepekan, dan siap digunakan pada sore hari sebelum tim diberangkatkan ke Korsel," katanya.

Bahkan, Widi menambahkan, fitting pakaian dan pemotretan baru dilakukan pukul 11.00 malam sesaat sebelum tim berangkat ke Korsel.

"Perjuangan belum berhenti karena di bandara sempat dipersoalkan lantaran kelebihan muatan sehingga dikenai biaya ’overweight’ hingga 700 dolar AS," katanya.

Salah satu juri Manhunt Internasional 2011 yang juga perancang mode ternama, Ricky Abad, mengatakan, national costume asal Indonesia layak menjadi juara karena detail, unik, dan megah.

"Desain kostum Indonesia sangat unik, detail, dan membuat pemakainya terlihat gagah. Inspirasi itu diperkaya dengan tanduk dan ekor seperti binatang," katanya.

Pada kesempatan itu, duta China Chen JianFeng, sukses menjadi juara pertama Manhunt International 2011. First runner up diraih Dominican Republic, 2nd runner up ditempati oleh Belgia, 3th runner up Vietnam, 4th runner up dari Slovak Republic.

Duta Indonesia sendiri juga sukses menyabet Top 15 alias 15 besar dalam ajang internasional itu.


Sumber : Tribunnews.com
READ MORE - Busana Toraja Juara "Manhunt Internasional 2011"

Minggu, 09 Oktober 2011

DPRD Tator Segera Bentuk Pansus Usut Proses Ganti Rugi Lokasi Bandara

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja segera membentuk panitia khusus (Pansus) guna mengusut proses ganti rugi pembebasan lahan lokasi pembangunan bandara baru di kecamatan Mengkendek kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Semuel Eban K Mundi menyatakan rencana pembentukan pansus itu berdasarkan hasil evaluasi komisi I DPRD pasca rapat dengar pendapat antara komisi I dengan panitia tim sembilan pengadaan lokasi bandara baru.

Komisi I berpendapat, ada beberapa kejanggalan yang teradi dalam proses ganti rugi pembebasan lahan yang dilakukan panitia tim sembilan yang diketuai sekretaris kabupaten (Sekkab) Tana Toraja, Enos Karoma. Adanya kejanggalan dalam proses pembebasan dan ganti rugi lahan juga menyebabkan, sejumlah pihak mengajukan keberatan karena merasa dirugikan.

“Karena ada beberapa kejanggalan dalam proses ganti rugi, komisi I merekomendasikan kepada pimpinan DPRD agar dibentuk pansus untuk mengusut masalah ini,” ujar Samuel, Minggu (9/10/2011).

Eban, sapaan akrab legislator asal PDIP itu menyatakan, panitia tim sembilan sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah kabupaten (Pemkab) Tana Toraja untuk pengadaan lokasi pembangunan bandara, diduga tidak melakukan beberapa tahapan dalam penetuan pemilik tanah yang berhak mendapat ganti rugi.

Diantaranya, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sangat minim, publikasi status kepemilikan dan batas-batas tanah serta peta autentik yang menjelaskan secara rinci lokasi, batas dan status kepemilikan.

“Yang menadi pertanyaan bagi komisi I, soal ganti rugi yang sudah dilakukan oleh panitia tim sembilan tidak disertai dengan pelepasan hak tanah,” kata dia.

Menurutnya, komisi I DPRD Tana Toraja juga mempertanyakan validasi data penentuan pemilik tanah yang berhak mendapat ganti rugi diduga tidak melalui rapat pleno panitia sembilan. Seharusnya, penetapan nama-nama pemilik lahan yang berhak mendapat ganti rugi harus melalui rapat pleno panitia tim sembilan.

“Daftar nominasi penerima ganti rugi yang kami peroleh tidak ditandatangani oleh sekretaris tim sembilan. Dalam hal ini kepala Badan Pertanahan Nasional. Ada indikasi, daftar nominasi itu cacat hukum,” jelas Eban.

Dia menambahkan, permintaan komisi I DPRD Tana Toraja saat rapat dengar pendapat agar diberikan peta autentik bidang tanah milik masyarakat yang dibebaskan sampai saat ini belum dipenuhi panitia tim sembilan. Padahal, panitia sembilan berjanji akan memberikan peta autentik itu kepada komisi I.

Pasalnya, saat rapat dengar pendapat belum lama ini, panitia sembilan hanya menunjukkan peta lokasi yang dibebaskan berupa foto udara dan hanya. Lokasi tanah masyarakat juga hanya berbentuk sketsa.

“Hanya ada dua opsi yang ditawarkan komisi I, DPRD membentuk pansus biasa atau pansus angket. Kalaupun peta autentik yang kami minta diserahkan panitia tim sembilan, tidak akan menyurutkan niat DPRD membentuk pansus,” tandasnya.


Sumber : http://news.okezone.com
READ MORE - DPRD Tator Segera Bentuk Pansus Usut Proses Ganti Rugi Lokasi Bandara

Jumat, 07 Oktober 2011

2.000 unit Bentor berkontribusi bagi kemacetan dan kesemrawutan jalan di Toraja

Bentor (becak motor) merupakan salah satu transportasi andalan masyarakat Toraja. Namun kesemrawutan yang diakibatkan oleh banyaknya Bentor ini menyebabkan Kapolres Tana Toraja, AKBP Yudi Sinaeloe, pada hari Selasa (4/10) yang lalu mengundang semua komponen masyarakat untuk berembuk mencari solusi mengatasinya.

Nampak hadir dalam musyawarah ini Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Buntang Rombe Layuk dan Sekretaris Kabupaten Toraja Utara Lewaran Rantela'bi. Selain itu juga nampak hadir Kadis Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (LLAJ), Calvin Tandiarung.

Dalam musyawarah ini Kapolres Tana Toraja menjelaskan bahwa peningkatan jalan dan fasilitas lainnya tidak seimbang dengan terjadinya penambahan kendaraan, yang diperkirakan sebanyak 400 kendaraan bertambah setiap bulannya. hal ini menyebabkan terjadinya penyempitan lahan parkir dan munculnya terminal bayangan.

Selain itu, angkutan becak motor (bentor) yang jumlahnya kurang lebih 2.000 unit ikut memberi kontribusi bagi kemacetan dan kesemrawutan jalan.
"Data resmi organda menyebutkan bahwa jumlah bentor hanya sekitar 780 unit, sedangkan kenyataannya di lapangan ada sekitar 1.200 unit. Inilah yang menjadi biang kemacetan. Mereka pun tidak dilengkapi SIM," katanya.

Pembatasan jumlah Becak Motor (Bentor) dengan jalan melakukan pendataan terhadap bengkel yang memproduksi bentor menjadi salah satu solusi yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Buntang Rombelayuk, menjelaskan, forum laulintas cukup besar perhatiannya, terutama terkait fenomena angkutan jalan semakin semrawut di Rantepao.

"Satu hal lagi yang menjadi penyebab kemacetan adalah pesta rambu solo. Pesta ini sering menggunakan dan menutup badan jalan hingga berhari-hari, padahal mereka punya tongkonan." Kata Wabup Torut
READ MORE - 2.000 unit Bentor berkontribusi bagi kemacetan dan kesemrawutan jalan di Toraja

Rabu, 05 Oktober 2011

39 Calhaj asal Toraja masuk Asrama Haji Sudiang 30 Oktober 2011

Calon jemaah haji yang akan menunaikan rukun Isam yang ke-5 untuk wilayah Toraja Utara dan Tana Toraja berjumah 39 Orang Calhaj. Rencananya 39 orang calon jemaah haji tersebut akan memasuki Asrama Haji Sudiang untuk melakukan persiapan pada hari Minggu 30 Oktober 2011. Pada saat masuk asrama haji disamping akan mendapat pelayanan kesehatan sebelum berangkat untuk memastikan kondisi kesehatan calhaj, juga akan mendapatkan living cost (biaya hidup) bekal calhaj selama di Tanah Suci.

"Untuk tahun 1432 H ini jumlah calhaj yang diberangkatkan adalah sebanyak 39 orang yang merupakan gabungan calhaj dari Tana Toraja dan Toraja Utara.” ujar panitia penyelenggara haji kabupaten Tana Toraja, Albert Salino Rabu(5/10/2011).

ke 39 Calhaj asal Tana Toraja dan Toraja Utara tersebut akan bergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 43 bersama calhaj asal kota Makassar, kabupaten Gowa dan Maluku Utara.

Setelah itu, calhaj asal Toraja bersama calhaj dari daerah lain yang tergabung dalam kloter 43 akan berangkat dari bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Mekah, Senin(31/10) pukul 03.00 Wita.

Transportasi untuk mengantar para calhaj dari Toraja menuju ke Asrama Sudiang akan dipersiapkan oleh Pemkab Tana Toraja. Panitia akan menyewa bus untuk memberikan kenyamanan kepada para clahaj selama dalam perjalanan.

“Jika tidak ada halangan, Pelepasan calhaj asal Toraja akan dilaksanakan di Masjid Raya kota Makale pada 29 Oktober. Rencananya, calhaj akan dilepas langsung bupati Tana Toraja,” ujar Albert.

“Para calhaj sudah dibekali pengetahuan menjalankan ibadah haji. Kami berharap, para calhaj tetap selalu menjaga kesehatan,” tandasnya.
READ MORE - 39 Calhaj asal Toraja masuk Asrama Haji Sudiang 30 Oktober 2011

Terdakwa Dituntut 15 Tahun Penjara

Kasus Pembunuhan di Café Singapura Rantetayo

Ilustrasi
Sidang kasus pembunuhan di Café Singapura Rantetayo, Tana Toraja, Senin (3/10), digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makale.

Sidang mendudukkan Stevanus Palinggi alias Sonda, sebagai terdakwa. Sidang dipimpin majelis Barmen Sinurat (ketua) dan Donal Everly Malubaya dan Rudy Gunawan (anggota).

Sidang tersebut mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Makale, Wahyudi Kareba.

Dalam tuntutannya, JPU menuntut terdakwa Stevanus Palinggil alias Sonda selama 15 tahun penjara. Ia dinilai terbukti melakukan pembunuhan atas Manan yang meninggal di RS Lakipadada, dan Rony yang menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar, serta Rocky yang selamat dari maut.
Kasus itu berawal dari rebutan mike karaoke di saat komplotan pemuda dari beberapa kampung sedang mabuk.
Kelompok Stevanus Palinggi tersinggung karena gilirannya menyumbangkan lagu, namun diambilalih oleh kelompok korban Rony. Situasi dalam arena karaoke berubah menjadi gaduh, bahkan terjadi adu jotos.
Pada malam kejadin, berbekal sebilah badik, tanpa berpikir panjang, Stevanus langsung menusuk korban Manan dari arah belakang. Korbanpun langsung tersungkur bersimbah darah.
Sementara rekannya, korban Roni dan Rocky juga terkena tusukan di tempat lain dalam wilayah Café Singapura. Diduga penusukan dilakukan bukan hanya satu orang.
Namun selama proses persidangan, hanya terdakwa Stevanus Palinggi yang dihadirkan, sementara pelaku yang lain tidak terseret dari pihak penyidik.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, JPU menuntut terdakwa Stevanus Palinggi selama 15 tahun penjara. Dia dinilai terbukti melanggar pasal 338 dan 354 ayat 2 KUHP, serta UU Darurat pasal 2 ayat 1.
Penasehat Hukum terdakwa Stevanus Palinggi, Timotius Pamaru Allokaraeng, saat dikonfirmasi menjelaskan, tuntutan JPU kepada kliennya selama 15 tahun penjara perlu dicermati, sehingga akan dijawab di pleidoi pada lanjutan sidang, Senin (10/9).

Menurut Pamaru, fakta yang terungkap dalam persidangan, berupa keterangan saksi Rocky yang selamat dari maut, tidak yakin kalau pembunuhan di Café Singapura Rantetayo hanya satu orang.
Buktinya, dirinya Rocky (Red) ditusuk di luar Café hampir bersamaan dengan korban Manan dan Rony yang tertusuk dalam areal cafe. "Kami meminta penyidik mengungkap pelaku yang lain. Jangan hanya kliennya yang menjadi korban," harap Pamaru.


Sumber : beritakotamakassar.com
READ MORE - Terdakwa Dituntut 15 Tahun Penjara

Minggu, 02 Oktober 2011

Campak Bisa Dicegah

Merebaknya kasus campak di Eropa perlu diwaspadai. Apalagi saat ini Indonesia masih merupakan negara yang melakukan reduksi menuju eliminasi penyakit campak.

"Ini berarti, masih dijumpai kasus campak di Indonesia," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama, Sabtu 29 Oktober 2011 di Jakarta.

Meski Indonesia berhasil menurunkan kematian akibat campak 90 persen pada tahun 2010 dibandingkan tahun 2000, pemerintah akan berusaha agar dapat menekan lebih jauh, yaitu 95 persen pada tahun 2015.

Tjandra menjelaskan, perubahan iklim mungkin saja memengaruhi kondisi virus, tetapi juga lebih memengaruhi kondisi anak, terutama balita. Jadi, saat terjangkit campak, kemampuan untuk mengobati diri sendiri jadi menurun atau rentan terhadap penyakit.

Untuk mengantisipasi peredaran penyakit campak di Indonesia, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus terus digalakkan, seperti mencuci tangan setelah memegang hidung atau mulut, menutup hidung dan mulut pada saat bersin ataupun batuk. Selain itu pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif sampai anak usia 6 bulan dan makan dengan kandungan gizi seimbang sesuai usia dapat mengurangi risiko terkena campak.

"Berikan imunisasi pada usia 9 bulan dan memberikan dosis kedua pada saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kepada anak kelas 1 SD atau setingkatnya," kata Tjandra.

Memberikan imunisasi tambahan, menurut Tjandra, diperlukan untuk memberi kesempatan kedua bagi tubuh anak untuk membangun sistem imunitas tubuhnya terhadap campak. Hal ini disertai pemantauan kasus di puskesmas, rumah sakit, dan di masyarakat.

Penyebab penyakit campak adalah virus yang berasal dari golongan paramyxovirus dengan genus morbilivirus. Gejala yang sering dijumpai adalah demam sekitar 3 atau 4 hari diikuti dengan hidung beringus, batuk, adanya bintik-bintik merah di tubuh, dijumpai bercak koplik yang spesifik didapati pada kasus campak.

Komplikasi atau penyulit yang sering terjadi pada kasus campak adalah diare sedang sampai berat, pneumonia, infeksi telinga bagian tengah, encephalitis. Kadang-kadang terjadi kerusakan kornea sehingga menyebabkan kebutaan permanen.

"Pengobatan virus tidak ada yang spesifik, tetapi hanya symptomatik atau mengurangi keluhan seperti obat demam, pemberian antibiotik bila terjadi infeksi sekunder. Yang utama adalah makan dengan gizi seimbang dan istirahat cukup," jelasnya.

Waspada campak

Tjandra menambahkan, masyarakat Indonesia yang berada di Eropa diminta mewaspadai serangan campak di kawasan itu. Bila perlu, anak-anak mereka diharapkan segera mengimunisasi anaknya di fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut dia, Kementerian Kesehatan telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk menginformasikan keadaan di Eropa. Kementerian Luar Negeri juga diminta mengimbau masyarakat Indonesia yang ada di sana agar waspada.

Sehubungan dengan informasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa campak sedang merebak di Eropa, Tjandra menyebutkan, masing-masing negara melakukan program pengendalian penyakitnya sendiri, dan menyediakan pelayanannya di negaranya. Mereka yang memerlukan vaksin di suatu negara dapat menghubungi pelayanan kesehatan di negara mereka berada.
READ MORE - Campak Bisa Dicegah

Sabtu, 01 Oktober 2011

Eksport Perdana Buncis Toraja ke Singapura

Jika tidak ada aral melintang, pada 19 Oktober mendatang, Kabupaten Tana Toraja akan melakukan ekspor perdana komoditas sayur mayur, berupa buncis ke negeri Singapura.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, SE, mengatakan bahwa untuk ekspor perdana ini Pemkab Tana Toraja akan mengekspor sebanyak 2 ton sayur mayur berupa buncis.

"dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, buncis asal Tana Toraja paling diminati Singapura." Kata Theofilus.

Kandungan Pestisida dari Buncis Tana Toraja sangat rendah, dan sudah memenuhi syarat ekspor ke Singapura. Oleh karenya Pemkab Tana Toraja akan terus mengptimalkan budi daya sayuran organik di tingkat petani agar peluang pasar ekspor ke Singapura tetap terjaga.

Theofilus menambahkan "Pemkab Tana Toraja berencana akan memberikan pelatihan kepada petani, bagaimana cara menjaga mutu yang harus dipenuhi agar budi daya sayuran bisa diekspor. Demikian juga dengan sosialisasi penggunaan pupuk organik, diharapkan agar petani tidak lagi menggunakan pestisida"
READ MORE - Eksport Perdana Buncis Toraja ke Singapura

MU Kokoh di Puncak Klasemen sementara BPL

Gelandang Anderson dan penyerang Danny Welbeck mencetak gol penentu kemenangan Manchester United atas Norwich City, dalam lanjutan Premier League, di Old Trafford, Sabtu (1/10/2011). Dengan hasil tersebut, MU tetap berada di puncak klasemen dengan 19 poin, atau unggul selisih gol dari pesaing terdekat, Manchester City.

MU membuka jarak lewat Anderson pada menit ke-68. Dari tengah kotak penalti, ia menyundul umpan Wayne Rooney masuk sudut kanan atas gawang John Ruddy.

Tiga menit menjelang injury time, Welbeck memperbesar keunggulan itu. Memanfaatkan umpan Park Ji Sung, Welbeck melepaskan tendangan kaki kiri, yang membuat bola bersarang di sudut kiri bawah gawang tim tamu.

Bermain sebagai tuan rumah, MU mencoba mengambil inisiatif menyerang. Namun, Norwich merespons dengan menampilkan permainan yang cukup terbuka. Kedua kubu pun beberapa kali bertukar ancaman.

Pada menit ketiga, misalnya, Wayne Rooney melepaskan tembakan yang diantisipasi oleh John Ruddy. Norwich membalas melalui sundulan Steve Morison, yang meleset ke sisi kanan gawang.

Tak lama setelahnya, Norwich kembali menciptakan peluang lewat Bradley Johnson, yang meleset ke sisi kanan gawang. MU membas melalui Anderson, yang kembali bisa diantisipasi Ruddy.

Selepas menit ke-20, MU tampak menguasai permainan dan lebih konsisten menciptakan peluang ketimbang Norwich. Sejak itu sampai menit ke-35, mereka menciptakan empat ancaman berbalas satu. Sayang, usaha mereka tak diimbangi kekuatan dan akurasi yang cukup ampuh untuk menaklukkan Ruddy.

Permainan tak banyak berubah di babak kedua. Kedua kubu cukup konsisten bertukar ancaman, tetapi kesulitan mencetak gol.

Setelah tembakan Anderson dan Wayne Rooney pada menit ke-49 dan ke-50 meleset, Norwich membalas lewat Anthony Pilkington, yang berhasil diantisipasi Lindegaard.

Pada menit ke-59, Park Ji Sung melihat tembakannya diblok dan tiga menit setelahnya, giliran Wes Hollahan yang melihat eksekusinya melesat ke atas mistar gawang tuan rumah. Aksi saling serbu terus terjadi, tetapi tanpa solusi, sampai terciptanya gol Anderson.

Kebobolan tak membuat Nowrwich mengubah permainan. Mereka tetap konsisten berusaha menciptakan peluang. Di sisi lain, meski tak sepenuhnya berhasil mengatasi serbuah lawan, MU cukup mampu menjaga konsistensi menciptakan peluang dan akhirnya berhasil memperbesar keunggulan lewat gol Welbeck.

Selama pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 68 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 20 usaha. Adapun tim tamu melepaskan tiga tembakan akurat dari 17 percobaan.

Susunan pemain
Man United: Anders Lindegaard; Jonny Evans, Phil Jones, Patrice Evra, Antonio Valencia; Anderson (Rio Ferdinand 77), Darren Fletcher, Park Ji Sung, Nani (Ryan Giggs 64); Wayne Rooney, Javier Hernandez (Danny Welbeck 65)

Norwich: John Ruddy; Leon Barnett, Russell Martin, Marc Tierney, Kyle Naughton; Bradley Johnson, David Fox (Simeon Jackson 74), Wesley Hoolahan (Chris Martin 85), Anthony Pilkington, Elliott Bennett (Andrew Crofts 74); Steve Morison

Wasit: Stuart Attwell.


Sumber : tribune-news.
READ MORE - MU Kokoh di Puncak Klasemen sementara BPL
KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update