Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Jumat, 15 Juli 2011

Tambang di Bittuang dan Masanda Tana Toraja dilirik Investor

Timah Hitam
Potensi tambang di dua kecamatan di bagian barat Tana Toraja yaitu, Kec. Bittuang dan Masanda menarik minat investor. Jenis tambang yang akan dieksplorasi oleh para investor tersebut adalah galena (timah hitam) dan base metal.
Timah hitam atau dikenal sebagai logam Pb dalam susunan unsur merupakan logam berat yang terdapat secara alami di dalam kerak bumi dan tersebar ke alam dalam jumlah kecil melalui proses alami. Sudah lama logam ini digunakan bahkan sejak ribuan tahun yang lalu. Timbal yang tersebar dimana-mana dan mudah dicari, ditempa dan dirubah dalam bentuk ekstrak membuat unsur ini sempat menjadi primadona selama ribuan tahun.
Para investor yang berminat tersebut yaitu PT Christina Explo Mining, PT Novienindo Multi Resoueces, dan PT Makale Toraja Mining.
“Ada tiga investor lokal yang tertarik dengan potensi tambang galena dan base metal Bittuang dan Masanda.Mereka sudah menawarkan kerja sama ke Pemkab Tator,” ungkap Sekretaris Kabupaten Tator Enos Karoma baru-baru ini. Pemkab Tator menyambut positif keinginan investor tersebut, termasuk akan mempermudah penerbitan izin.
“Pemkab akan memberikan kemudahan bagi para investor yang benar-benar serius berinvestasi di Tator. Dengan catatan, investor harus menaati semua aturan yang berlaku,” kata dia.

4 komentar:

  1. bagus........tapi mohon kepentingan masyarakat setempat di perhatikan termasuk tanah milik masyarakat

    BalasHapus
  2. apakah pemerintah sudah mengkaji secara mendalam dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat, apa untungnya bagi masyarakat setempat?

    BalasHapus
  3. Usaha yang bagus untuk kembali membangun dan mengeruk Kampung sendiri. Setahu saya eksplorasi emas tembaga dan mineral ikutannya tidak segampang nimba air dalam sumur. Eksplorasi emas harus melalui tahapan eksplorasi yang matang melalui beberapa kegiatan mulai maping stream sed sampling trenching channel geomagnetik airborne groundmag geolistrik dan terkahir Bor dimana kegiatan diatas memerlukan biaya besar, tenaga ahli dan waktu yg lama.sehingga kalau betul 2 serius sudah berapa tahapan diatas yg sudah dikerjakan.Pertanyaan besar yg perlu masyarakat Toraja Pahami..

    BalasHapus
  4. Salam kaboro'
    salam tambang
    kalo sy analisa soal rencana di atas
    sy pkir Toraja tdk perlu lagi khawatir soal tenaga ahli
    di Toraja saat ini sangat bnyak sarjana tambang yg tidk perlu lagi di ragukan skill dan kemampuannya
    hanya saja kembali pada soal peralatan yg harus di siapkan untuk proses eksploitasi bahan galian tersebut,,,,
    itu harus di pertimbangkan,,,,

    Salam buat Bapak Bupati Tana Toraja ( Theofilus Allorerung )...

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update