Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Rabu, 06 Juli 2011

Rp. 35.000/M2 harga ganti rugi lahan basah (Sawah) Bandara Baru Tana Toraja

Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, Enos Karoma yang juga adalah Ketua Tim 9, menegaskan, pemerintah dan masyarakat pemilik lahan lokasi pembangunan bandara baru di Buntu Kunik, Mengkendek sudah mencapai kata sepakat soal harga ganti rugi lokasi pembangunan bandara. Menurut rencana, Pembayaran ganti rugi, baik lahan basah, lahan kering, maupun tanaman produktif yang ada di atas lahan milik warga, akan dibayar ganti ruginya.

“Sudah ada kesepakatan soal itu, mulai pekan ini kita sudah melakukan pembayaran langsung ke rekening masing-masing pemilik lahan,” terang Enos di Makale, kemarin.
Enos menambahkan, untuk lahan basah (sawah) pemerintah akan membayar Rp 35 ribu per meter persegi. Sedangkan untuk tanah kering non sawah yang belum memiliki sertifikat Rp 21.500 per meter. Untuk tanah kering yang sudah bersertifikat harganya naik sepuluh persen dari harga lahan kering yang belum bersertifikat. Untuk tanaman yang ada di atas lahan, pemerintah juga akan melakukan ganti rugi.
“Ada 31 jenis tanaman yang harus kita bayar kepada warga. Harganya bervariasi tergantung jenis tanamannya. Saya lupa kategori harga, yang jelas semua tanaman produktif di atas lahan milik warga akan kita ganti rugi,” terangnya.

2 komentar:

  1. INI CONTOH YG BAIK DIMANA GANTI RUGI TANAH SUDAH DISEPAKATI DG BAIK DAN TDK ADA TUNTUTAN YG MACAM-MACAM.

    BalasHapus
  2. Kesepakatn harga sudah ada tetapi sd sekarang sudah 3 minggu belum direalisasikan juga, bagaimana ini janjinya Pak Enos Karoma?

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update