Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Sabtu, 23 Juli 2011

Nazaruddin Kembali jika Anas Ikut Diproses

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengaku sudah mendengar pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat. Nazaruddin siap memenuhi perintah. Namun dia punya syarat.

"Saya akan ikuti perintah beliau, Pak SBY," kata Nazaruddin dalam pesan yang dikirim lewat BlackBerry Messenger kepada VIVAnews.com, Jumat 22 Juli 2011.


Tapi, Nazaruddin masih memberikan syarat. Syarat akan memenuhi perintah SBY bila, orang-orang yang bersalah dalam kasus ini bisa segera diusut Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Setelah orang yang bersalah sebenarnya dan bos dan yang atur proyek ini ditetapkan tersangka sama KPK," kata Nazaruddin. Siapa saja orang-orang itu? "Yaitu, Anas, saya baru percaya hukum KPK."

Usai salat Jumat, SBY mendadak menggelar keterangan pers. SBY mengimbau Nazaruddin agar kembali ke Tanah Air untuk menghadapi proses hukum.

"Kembalilah Nazar ke Indonesia, ke tanah air. Kembalilah. Sulit bagi kita semua ketika tidak tahu dengan siapa saja dan apa saja yang dilakukan, dan komunikasi internal dengan siapa," kata SBY di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 22 Juli 2011.

Sementara, Anas Urbaningrum sudah membantah keras semua tudingan Nazaruddin. 'Serangan' Nazaruddin itu hanya ditanggapi enteng oleh Anas. "Saya kira begini, yang penting adalah kalau ada data atau bukti, dibawa saja ke Indonesia biar mudah. Kan begitu," kata Anas.

"Kesimpulannya, ini peristiwa politik. Ini adalah serangan politik, pembunuhan karakter. Tapi saya tidak khawatir, saya tidak gentar, saya tidak pernah takut. Karena yang bisa membunuh itu, yang punya hak itu, Tuhan," ujar Anas.


Sumber : Berita Kota Makassar

2 komentar:

  1. ayo dong pulang... paling ngga kan saya jadi dapet leptopnya :( :p

    BalasHapus
  2. Panggung sandiwara politik sekarang banyak terjadi di negara kita tercinta.
    Apa pun yang akan terjadi, kebenaran akan terungkap juga.Di dunia sudah menunggu hukuman penjara, di akherat bila tidak bertaubat akan mendapatkan hukuman yang setimpal dari Yang Maha Adil Allah Ta'ala...
    Infonya bagus-bagus mas...jadi senang membacanya.
    Terima kasih

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update