Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Sabtu, 04 Juni 2011

Singapura akan menjadikan Sulsel sebagai salah satu destinasi kunjungan wisata utama di Indonesia

Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel memimpin jajaran Muspida Sulsel mempertegas posisi Sulsel sebagai salah satu lokomotif baru perekonomian di Indonesia. Syahrul menyampaikan hal tersebut saat roadshow di tiga kementrian Singapura; Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan dan Menteri Perdagangan.

Singapura akan menjadikan Sulsel sebagai salah satu destinasi kunjungan wisata utama di Indonesia. Demikian salah satu hal penting yang dicapai dalam kunjungan tersebut. selain hal itu komitmen ekspor pertanian dan bahan makanan dari Sulsel juga menjadi bagian yang berhasil dicapai dari kegiatan roadshow yang dilakukan PemProv. Sulawesi Selatan tersebut.

"Paling meyakinkan adalah destinasi wisata. Kapal pesiar Cruz milik Singapura adalah terbesar di dunia. Singapura memberi jaminan Sulsel sebagai destinasi utama tahun ini. Mereka siap mengutus stagnya untuk membicarakan ini lebih teknis," kata Syahrul usai bertemu dengan Menteri Perdagangan Singapura, Kamis, 2 Juni.

"Kita sedang matangkan ini. Kita mau bukan cuma hub penerbangan, tapi kita juga mau menjadi hub di perhubungan laut dan juga kesehatan tentunya," papar Syahrul saat memberi keterangan pers usai pertemuan.

Menteri Luar Negeri Singapura yang baru saja terpilih dua bulan lalu memberi respons positif. Malah dia mengatakan, sepanjang itu tidak dilarang pemerintah Indonesia, Singapura akan menjadi negara pertama yang bersedia membuka hubungan laut dengan Pelabuhan Makassar.

Agenda terakhir digelar di Kantor Group South East Asia Group (kontak dagang kawasan Asia Timur). Pertemuan dalam bentuk dialog dagang tersebut dihadiri sejumlah pengusaha Singapura yang umumnya adalah merupakan anggota Kadin negara tersebut.

Pertemuan tersebut membahas potensi perdagangan di Sulsel yang bisa masuk ke Singapura. Syahrul mengatakan, seluruh komoditas yang dibutuhkan di Singapura, tersedia di Sulsel. Seperti kakao, jagung, hingga hasil laut.

"Dengan adanya penerbangan rute Makassar-Singapura dan sebaliknya, maka hubungan perdagangan juga lebih mudah," ujarnya.

Tidak hanya itu, Syahrul juga melakukan promosi investasi ke Internasional Entreprise Singapore Group. "Kami punya semuanya, silakan pilih yang spesifik. Jadikan Sulsel sebagai negara kedua kalian," tantang Syahrul.

Sementara, pelaksana tugas Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Sulsel Andi Murny Amien Situru mengatakan, semakin banyak industri yang masuk di Sulsel, maka pertumbuhan perekonomian semakin baik. Dalam pertemuan itu, salah satu industri pengolahan air juga menyatakan keinginannya menjajaki potensi di Sulsel.

Toraja Favorit
Sebelumnya, rombongan juga menggelar dialog di Kantor Kedutaan Besar RI untuk Singapura. Pelaksana Tugas Kenssy D Ekaningsi menerima rombongan didampingi sejumlah pengusaha, biro perjalanan dan pengusaha lain.

Mencuat dalam dialog ini pemerintah Singapura meminta Sulsel memperbaiki infrastruktur jalan menuju Tana Toraja jika memang mau menjadi destinasi wisata asal Singapura. Jika ini terwujud, bukan mustahil jika aliran dolar asal Singapura semakin deras masuk ke Sulsel.

Usulan itu dikemukakan Ketua Asosiasi Biro Perjalan Wisata Singapura, Any Untung. Menurut dia, Tana Toraja adalah destinasi wisata paling menarik karena menjual kultur atau budaya. Sayang, infrastrukur menuju daerah itu sangat sulit.

"Kami harus menempuh perjalanan sembilan jam, dan itu bukan suatu pilihan yang cocok untuk bersantai. Kalau pemerintah Sulsel memperbaiki itu, maka kami bisa mengevakuasi wisatawan ke sana," kata Any Untung yang mengaku warga keturunan Sulsel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update