Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Minggu, 05 Juni 2011

Partai Uji Coba Berbalut Dendam, BRASIL vs BELANDA

Skuad Brasil menggelar latihan jelang laga uji coba dengan Belanda.
Memang pertarungan antara Timnas Brasil versus Belanda dini hari nanti hanyalah bertitel laga uji coba. Namun, bukan berarti mereka tidak menjalaninya dengan serius. Apalagi, jelang Brasil terjun di Copa Amerika, mulai 1 Juli nanti.

Ya, ini adalah salah satu dari dua laga uji coba Samba, julukan Brasil, sebelum berangkat ke Argentina untuk bertarung di Copa Amerika. Mereka juga akan menghadapi Rumania pada laga uji coba yang dihelat di Sao Paulo pada 7 Juni nanti.

Tim asuhan Mano Menezes itu menanggapi dua pertarungan tersebut dengan sangat serius. Lagi pula Brasil masih menyimpan dendam terhadap Belanda yang menyingkirkan mereka pada perempat final Piala Dunia 2010 lalu dengan skor 1-2.

Menezes berusaha turun dengan skuad terbaik yang dimilikinya saat ini. Mereka tidak bisa menggunakan tenaga striker AC Milan, Alexandre Pato dan playmaker Santos, Ganso yang belum pulih dari cedera yang mereka alami.

Dengan begitu, striker belia Internacional Leandro Damiao akan menjadi striker tunggal yang ditopang Elano, Robinho, dan Neymar dari lini kedua. Menezes sengaja tidak memanggil beberapa pemain sarat pengalaman seperti Kaka dan Ronaldinho.

Brasil mengincar kemenangan atas Belanda, bukan hanya sebagai balas dendam atas kekalahan di perempat final Piala Dunia 2010 lalu, tapi juga sebagai persiapan jelang Copa America. “Sebagai juara bertahan, kami berangkat dengan ambisi juara,” kata Robinho, seperti dikutip Goal.

Lagipula, skuad yang diturunkan Menezes itu sangat berbeda dengan tim yang dikalahkan Belanda pada Piala Dunia 2010 lalu. Ketika ditangani Dunga, Brasil banyak dihuni para penggawa tua, dan saat ini Menezes lebih suka pada wajah-wajah segar.

Skuad Belanda yang akan turun melawan Brasil juga berbeda. Pelatih Belanda, Bert van Marwijk tidak membawa sejumlah pemain andalannya seperti Rafael van der Vaart, Wesley Sneijder, Mark van Bommel, Demy de Zeeuw, Theo Janssen, Michel Vorm, dan Maarten Stekelenburg.

Akibatnya, masalah pelik terjadi di bawah mistar gawang, di mana menyisakan Tim Krul, Jasper Cillessen, dan Jelle ten Rouwelaar. Ketiganya sama-sama tidak berpengalaman membela Belanda. Mereka belum pernah mencatat caps.

“Saya akan menjaga kepercayaan yang diberikan kalau pelatih memberikan kepercayaan. Brasil adalah tim yang hebat, tapi kami pernah mengalahkan mereka,” sebut Krul, seperti dikutip Soccernet.

Kedua tim sudah empat kali bersua di Piala Dunia. Hasilnya, dua kali dimenangkan Belanda dan dua kali dimenangkan Brasil. Hanya, salah satu kemenangan Brasil diraih melalui adu penalti pada semifinal Piala Dunia 1998, setelah keduanya bermain seri 1-1 di waktu normal.

“Saya yakin akan menghadirkan pertandingan yang menarik. Mereka akan bermain di Copa America dan ingin membalas dendam. Saya sendiri berharap menghadapi Brasil yang lapar akan kemenangan. Itu akan menyenangkan,” kata Gregory van der Wiel, bek Belanda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update