Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Rabu, 29 Juni 2011

Makassar Mall (Pasar Sentral) di lalap si Jago Merah

Makassar Mall pertama di Makassar dilalap si jago merah, selasa subuh, 28 Juni 2011. Kebakaran hebat itu juga ikut melalap Gerai Matahari Departement Store.

Akbar, Sekretaris Asosiasi Pedagang Makassar Mall, mengatakan, api yang membakar bangunan sekitar pukul 00:00 WITA itu tidak menyisakan satu lantai pun. "Hampir semua lantai yang ada dalam bangunan tersebut ikut terlalap api, dan merambah ke seluruh kios termasuk Matahari Department Store yang berada di lantai 3," kata Akbar di lokasi kejadian.

Sejak awal 90-an Matahari departement store sudah menempati Makassar Mall dan hingga saat ini masih tetap bertahan di sana.

Kebekaran tersebut juga meludeskan sebanyak 2.500 kios milik pedagang yang berada pada basement hingga ke latai 2.

"bangunan seluas 2,5 hektare itu terdiri atas lantai basement yang diisi oleh barang kelontong, aksesoris, dan mainan anak-anak. Kemudian lantai satu, 90 persen pakaian jadi, lantai 2 diisi oleh pedagang tekstil dan pecah belah, sedangkan lantai 3 diisi oleh Matahari Department Store." Jelas Akbar.

Sampai dengan berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran belum berhasil menguasai api. Puluhan unit pemadam kebakaran yang hilir mudik hanya menyiram api dari pinggir bangunan Makassar Mall. Mereka terlihat kesulitan memasuki kios-kios di bangunan tersebut.

Penyebab kebakaran Makassar Mall atau yang lebih dikenal dengan nama pasar sentral tersebut, belum diketahui. Informasi yang dihimpun, sumber api masih simpang siur. Sejumlah saksi menyebut, sumber api berasal dari Matahari Department Store. Namun, sumber lain menyatakan api berasal dari blok B lantai dua, dari kios pakaian jadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update