Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Kamis, 30 Juni 2011

Jumlah kunjungan Wisman ke Toraja 2010 memprihatinkan

Ma' pasilaga tedong, salah satu atraksi budaya Toraja.
Data yang dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) atas jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (wisman) ke Tana Toraja Tahun 2010 sangat memprihatinkan. Dari total jumlah wisman ke Indonesia 7.002.944 orang, yang berkunjung ke Toraja hanya 100.017 orang atau hanya 0,71%.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tana Toraja mengungkapkan data tersebut dengan mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan melihat kenyataan tersebut, Dominikus Onny Allolinggi, Ketua PHRI Toraja mendesak Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung untuk segera membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD).

Minimnya promosi pariwisata Kaupaten Tana Toraja menjadi Salah satu kendala yang dihadapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja dalam menggenjot jumlah kunjungan wisman ke Toraja. “Pariwisata Toraja belum bisa memberikan kontribusi besar terhadap tingkat kunjungan wisman di Indonesia. Pemkab Toraja perlu menggenjot promosi,” ujar Onny saat bertemu Bupati Theofilus Allorerung di Kantor Bupati Toraja.

Keberadaan BPPD di Tana Toraja sangat dibutuhkan, karena telah diketahui bahwa Toraja memiliki destinasi pariwisata yang tidak bisa dijumpai di daerah lain. Apalagi dengan akan segera dibangunnya bandara bertaraf internasional di buntu kunik - Mengkendek. “Pemerintah harus tanggap dengan peluang itu. Jangan sampai bandara internasional sudah siap, tapi tidak ada maskapai penerbangan yang berminat karena promosi wisata daerah kurang,”ujar Onny.

Menanggapi usulan PHRI tersebut, Bupati Toraja Theofilus Allorerung mengatakan, Pemkab Toraja melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dikbudpar) akan segera membentuk BPPD seperti yang diusulkan PHRI dan berjanji untuk segera membenahi infrastruktur pariwisata. Sekretaris Dikbudpar Toraja Yosiade mengatakan, dana promosi pariwisata Toraja dalam APBD 2011 hanya sekitar Rp50 juta
READ MORE - Jumlah kunjungan Wisman ke Toraja 2010 memprihatinkan

kebakaran Makassar Mall akibat aksi sabotase...??

Benarkah penyebab kebakaran Makassar Mall (Pasar Sentral) adalah akibat aksi sabotase dari pihak-pihak tertentu...?? Spekulasi tersebut santer berhembus di kalangan para pedagang Makassar Mall. Namun, Polda Sulsel menyatakan asumsi tersebut tidak berdasar.

AKBP Chevy Achmad Sopari, Kabid Humas Polda Sulsel mengatakan, pihak Kepolisian belum bisa memastikan adanya aksi sabotase atas kebakaran tersebut, karena belum menemukan indikasi sabotase seperti yang hangat diperbincangkan sejumlah kalangan. Dia meminta masyarakat dan khususnya para pedagang agar tidak mempercayai dugaan-dugaan tak berdasar yang sengaja diembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Semua pihak agar bersabar menunggu hasil penyelidikian Polisi untuk mengetahui penyebab kebakaran dahsyat di Pasar Sentral Makassar tersebut “Kami belum bisa menyimpulkan. Tunggu hasil labfor dulu. Sudah ada beberapa saksi yang diperiksa. Kami tidak bisa menduga-duga apa yang terjadi disana. Keterangan yang mengatakan disobotase tidak berdasar dan butuh bukti untuk mengatakan itu,” katanya di Makassar, kemarin. Seperti diketahui, sebanyak 5.519 kios di Pasar Sentral Makassar ludes terbakar.

Di antaranya, 3.019 kios berisi jualan dengan modal besar dan sisanya adalah 2.500 kios pedagang kaki lima.Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir hingga Rp1 triliun.Dari musibah tersebut muncul banyak spekulasi. Api yang tiba-tiba membesar dicurigai tidak terjadi begitu saja.Walau pedagang tidak memiliki bukti nyata, tetapi mereka menduga penyebabnya datang dari banyaknya konflik di internal pengelola Makassar Mall. Dari keterangan beberapa saksi mata, api pertama kali muncul di pintu utama sebelah Utara tepat berhadapan dengan Jalan Kiai Haji Wahid Hasyim.

Sementara itu, informasi yang didapat dari Asosiasi Pedagang Pasar Makassar Mall (APPM), titik api ditemukan di lantai dasar Blok D Nomor 23. Api muncul dari atap plafon dari kios tersebut. Namun, Zainuddin, Kepala Pasar Sentral mengatakan, pada pukul 23.00 Wita, api sudah berkobar dari sebelah barat gedung utama pasar sentral. Menanggapi spekulasi tersebut, Chevy meminta semua pihak agar menunggu hasil penyelidikan polisi.“Biarkan penyelidikan polisi yang membuktikan,” katanya.

Desakan agar aparat Kepolisian mengusut tuntas dan terbuka mengenai dugaan penyebab kebakaran di pusat perbelanjaan di kawasan timur Indonesia itu datang dari angggota DPRD Sulsel, Adil Patu. Alasannya, ada dua persepsi yang berkembang di masyarakat, terutama di kalangan pedagang mengenai kebakaran tersebut. Ada yang menyebutkan disengaja dibakar oleh pihak tertentu. Namun, tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa kebakaran itu disebabkan arus pendek atau korlset listrik. “Saya meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas penyebabnya supaya tidak menjadi polemik di masyarakat,”ujar Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sulsel ini,kemarin.

Kerugian Gedung Rp40 M
Hari ini, tim taksasi dari perusahaan asuransi akan menghitung jumlah ganti rugi yang diderita pengelola akibat rusaknya sejumlah fasilitas bangunan pasar pasca kebakaran. Direktur PT Anugerah Bahana Citra (ABC) Ahmad Ibrahim menuturkan, seluruh bangunan pasar sudah diasuransikan. “Kami taksir kerugian kerusakan gedung mencapai Rp40 miliar, jumlah itu sudah diusulkan ke perusahaan asuransi. Hasilnya belum bisa diketahui, karena baru hari ini tim mereka akan turun melakukan penaksiran kerusakan,” ujarnya di Makassar,kemarin.

Tim tersebut terdiri dari,tim independen, tim penaksir dari asuransi, tim dari pengelola, serta dari pemkot Makas-sar. Menurut Ahmad, sebagian besar lods dan kios yang dikelola sejak 1994 sudah menjadi hak milik pedagang dengan dilengkapi sertifikat hak milik. Malah, ada sebagian pedagang telah mengasuransikan lods dan kios mereka. “Mudah-mudahan klaim asuransi cepat keluar, supaya bisa direncanakan kapan mulai perbaikan lods dan kios di pasar bisa dikerjakan,” harapnya.

Jumlah pedagang yang terdata di PT ABC mencapai 2500 orang, sedangkan lods dan kios sebanyak 3.015.Ahmad memaparkan, setiap harinya sekitar 1.000 pengunjung masuk bertransaksi di pasar itu dengan uang yang berputar Rp200 miliar sampai Rp300 miliar.Pasca kejadian ini, dipastikan omzet akan menurun drastis, apalagi tidak semua pedagang kembali berjualan, dikarenakan stok dagangan mereka ludes terbakar. Ahmad menambahkan, selaku pengelola pasar,pihaknya diberi kepercayaaan mengelola listrik dan melakukan perbaikan sarana dan prasarana di dalamnya.

Khusus listrik, rutinitas di pasar tersebut setiap pukul 06.00 Wita lampu sudah dinyalakan,kemudian pada pukul 19.00 wita seluruh aliran listrik dipadamkan. ”Saya belum bisa pastikan apakah itu koslet atau tidak,tapi mustahil karena seluruh lampu padam,” paparnya. PT ABC merupakan perusahaan yang diberikan kepercayaan oleh PT Melati Tunggal Inti Jaya selaku developer pasar tersebut. Sementara, kontrak kerja sama pemkot Makassar dengan developer selama 25 tahun, terhitung 1994-2019. Bentuk kerja sama tersebut, bangun,guna dan serah.

Rampungkan Pendataan
Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM) segera merampungkan data jumlah pedagang dan kios yang terbakar Selasa (28/6) dini hari.Pendataan dilakukan di Jalan Veteran Selatan Nomor 161 Makassar, kemarin. Ratusan pedagang membawa berkas bukti kepemilikan untuk selanjutnya didata sebelum ditentukan lokasi penampungan sementara. “Saya dan istri datang ke sini untuk membawa sertifikat kios yang saya miliki. Akan didata karena para pedagang ini akan ditampung sementara. Soal dimana ditampung saya belum tahu,”kata Dahrul Aksa, 40, salah seorang pedagang.

Pemerintah Lamban
Nasib naas dialami juga General Manager PSM Husain Abdullah. Kios dan lapak milik isteri dan ibunya ikut dilalap api saat kebakaran di pasar Sentral Makassar. Dia mentaksir kerugian mencapai miliaran rupiah. “Saya lagi bantu dulu keluarga. Istri dan orang tua saya ikut jadi korban kebakaran pasar Sentral.

Kerugiannya hingga miliaran rupiah,” ungkap Husain kepada SINDO,kemarin. Dosen di Unversitas Hasanuddin (Unhas) ini mengaku kecewa dengan tindakan pemerintah yang lambat memikirkan bias dari kebakaran tersebut. Dia mengatakan, saat ini para pedagang terpaksa menggunakan bahu jalan dan emperan ruko sekitar pasar sentral untuk penampungan sementara barang dagangan mereka. Musibah tersebut terjadi saat dua kepala daerah sedang keluar kota.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sedang umrah dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin sedang touring dengan rombongan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) ke Tana Toraja. “Gubernur dan Wali Kota tidak ada saat musibah.Sehingga rakyat bebas apa saja karena tidak ada yang mengatur, baik pemerintah apalagi pengembang,” ungkapnya.

“Sekarang berlaku hukum rimba di Pasar Sentral, siapa yang kuat dia yang bebas mematok jalanan untuk dijadikan tempat jualan sementara. Jadi, jangan salahkan para pedagang jika mereka harus bertindak sendiri,”tandasnya.
READ MORE - kebakaran Makassar Mall akibat aksi sabotase...??

Rabu, 29 Juni 2011

Makassar Mall (Pasar Sentral) di lalap si Jago Merah

Makassar Mall pertama di Makassar dilalap si jago merah, selasa subuh, 28 Juni 2011. Kebakaran hebat itu juga ikut melalap Gerai Matahari Departement Store.

Akbar, Sekretaris Asosiasi Pedagang Makassar Mall, mengatakan, api yang membakar bangunan sekitar pukul 00:00 WITA itu tidak menyisakan satu lantai pun. "Hampir semua lantai yang ada dalam bangunan tersebut ikut terlalap api, dan merambah ke seluruh kios termasuk Matahari Department Store yang berada di lantai 3," kata Akbar di lokasi kejadian.

Sejak awal 90-an Matahari departement store sudah menempati Makassar Mall dan hingga saat ini masih tetap bertahan di sana.

Kebekaran tersebut juga meludeskan sebanyak 2.500 kios milik pedagang yang berada pada basement hingga ke latai 2.

"bangunan seluas 2,5 hektare itu terdiri atas lantai basement yang diisi oleh barang kelontong, aksesoris, dan mainan anak-anak. Kemudian lantai satu, 90 persen pakaian jadi, lantai 2 diisi oleh pedagang tekstil dan pecah belah, sedangkan lantai 3 diisi oleh Matahari Department Store." Jelas Akbar.

Sampai dengan berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran belum berhasil menguasai api. Puluhan unit pemadam kebakaran yang hilir mudik hanya menyiram api dari pinggir bangunan Makassar Mall. Mereka terlihat kesulitan memasuki kios-kios di bangunan tersebut.

Penyebab kebakaran Makassar Mall atau yang lebih dikenal dengan nama pasar sentral tersebut, belum diketahui. Informasi yang dihimpun, sumber api masih simpang siur. Sejumlah saksi menyebut, sumber api berasal dari Matahari Department Store. Namun, sumber lain menyatakan api berasal dari blok B lantai dua, dari kios pakaian jadi.
READ MORE - Makassar Mall (Pasar Sentral) di lalap si Jago Merah

Adik Ani Yudhoyono jadi KASAD gantikan George Toisutta



Letnan Jernderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat, yang juga adalah ipar SBY, akhirnya dipastikan akan menduduki jabatan baru sebagai KASAD menggantikan Jendral TNI George Toisutta.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djoko Suyanto, yang adalah mantan Panglima TNI, membenarkan berita tersebut.
"Betul. Menteri Sekretaris Negara sudah menyampaikan informasi itu," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djoko Suyanto.

Letnan Jendral TNI Pramono Edhie Wibowo pernah menjadi salah satu ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri, pada masa pemerintahan putri Bung Karno tersebut. Jenderal kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 5 Mei 1955 itu akan dilantik besok. "Dilantik besok, Kamis 30 Juni siang," kata Djoko Santoso.
Pramono Edhie memang sejak awal diperkirakan menjadi calon terkuat menjadi KSAD dengan rekam jejaknya di militer. Sehingga pengangkatannya tidak mengejutkan.

Letnan Jendral TNI Pramono Edhie Wibowo, yang lulus dari Akabri pada 1980 itu beberapa kali menduduki kursi penting di TNI Angkatan Darat. pernah menjabat Komandan Jenderal Kopassus dan Pangdam Siliwangi. Pramono Edhie menjabat Pangkostrad pada November 2010 menggantikan Letjen Burhanuddin Amin.

Bahkan Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR beberapa waktu lalu sudah memprediksi kursi ini akan diisi Pramono Edhie. Priyo pun menyebut Pramono sebagai perwira yang memiliki reputasi. Menurut Priyo, jika terpilih sebagai KSAD, itu disebabkan rekam jejak Pramono Edhie di militer.

"Kalau lewat mekanisme profesional, yang terpilih, menurut saya Pramono Edhie. Dia tentara profesional, harus diapresiasi," ucap politisi Partai Golkar ini.
READ MORE - Adik Ani Yudhoyono jadi KASAD gantikan George Toisutta

Selasa, 28 Juni 2011

Obednego, Bupati Mamasa, diberhentikan

Obednego Depparinding, Bupati Mamasa yang terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, atas dasar putusan kasasi Mahkamah Agung (MA)akhirnya diberhentikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Raydonnyzer Moenek di Presroom Kemendagri, Senin (27/6) mengatakan "Pemberhentian ini dilatarbelakangi putusan kasasi MA nomor 2440/K/Pid.Sus/2010 tanggal 17 Maret 2011,"

"Obednego, Bupati Mamasa, berdasarkan putusan kasasi MA dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dengan pidana selama 1,8 tahun." Jelas Dony

SK Pemberhentian Tetap Obednego ini dikeluarkan sejak Jumat 24 Juni 2011 dengan nomor 131.76/846. Mendagri. Selanjutnya, H Ramlan yang kini merupakan Wakil Bupati Mamasa, diangkat sebagai Plt Bupati Mamasa berdasarkan.
"Keputusan ini berlaku sejak Menteri Dalam Negeri melakukan penandatanganan," ungkap Donny.


Sebelumnya, Mendagri telah mengusulkan pemberhentian obednego kepada Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh melalui surat nomor 356/2154/0tda tertanggal 19 Mei 2011. yang isinya Mendagri meminta kepada Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, agar menyampaikan usulan pemberhentian Obednego Depparinding dari jabatannya sebagai Bupati Mamasa dengan melampirkan putusan kasasi sebagaimana dimaksud.

Donny juga mengungkapkan bahwa SK Pemberhentian Tetap tersebut telah dikirim ke Gubernur Sulbar melalui Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulbar. "SK dimaksud telah diterima oleh Gubernur dalam hal ini Kepala Biro Pemerintahan yang akan disampaikan kepada Gubernur Sulbar," harap Donny.

Konfirmasi atas diterimanya SK pemberhentian tersebut telah disampaikan Biro Pemerintahan Pemprov Sulbar, Khaeruddin Anas sejak Jumat lalu bersamaan dengan SK Pelantikan Bupati Majene, Kalma Katta. Namun SK ini sengaja tidak dieskpose untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mamasa.
READ MORE - Obednego, Bupati Mamasa, diberhentikan

Peserta Munas HDCI menghadiri rambu solo di Tana Toraja

Irjen Pol Johny Wainal Usman, Kapolda SulSel, direncanakan akan melepas peserta Celebes Touring Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) trans Makassar-Tana Toraja, di depan Fort Rotterdam. Peserta yang akan mengikuti Trans Makassar - Toraja ini berjumlah sedikitnya 300 peserta.


Rute yang akan dilalui adalah poros Camba, dan dalam perjalanannya peserta akan beristirahat di tiga tempat, yaitu : Cijantung - Camba, Rujab Bupati Wajo, dan Gunung Bambapuang-Enrekang. Rombongan direncanakan akan tiba di bumi lakipadada, Tana Toraja pada sore hari.

pada hari berikutnya, Rabu (29/6) peserta akan mengawali aktivitasnya dengan melakukan city tour ke beberapa tempat wisata terkenal di Tana Toraja sekaligus mempromosikan salah satu objek wisata andalan di Sulsel ini. Usai city tour, semua peserta Munas HDCI baik dari Makassar, Palu, Manado yang sudah lebih awal tiba di Toraja, akan menghadiri pesta pemakaman salah seorang tokoh Tana Toraja.

Ilham Arief Sirajuddin, Ketua HDCI Makassar, saat menggelar welcome party bagi peserta Munas HDCI di Rumahnya mengatakan, pesta pemakaman adat Tana Toraja ini dipastikan meriah. Selain pesta tersebut merupakan adat setempat, pesta “Rambu Solo” ini dikabarkan akan dihadiri sejumlah pejabat dari Jakarta, termasuk Tommy Soeharto.

“Jadi saya kira pesta rambu solo di Toraja ini adalah pesta yang cukup meriah, karena yang akan dipestakan adalah salah seorang tokoh besar di Tana Toraja. Bahkan Tommy Soeharto turut hadir dalam acara tersebut,” kata Ilham.

Usai menyaksikan pesta pemakaman adat salah seorang tokoh di Tana Toraja, malam harinya rombongan akan dijamu makan malam oleh bupati Tana Toraja. Di daerah wisata ini, mereka akan bertemu dengan rombongan lain seperti dari Palu yang lebih awal tiba, Manado, dan peserta lainnya.

Menurut rencana, peserta munas HDCI akan meninggalkan Tana Toraja pada hari Kamis 30 Juni 2011.

“Mudah-mudahan rangkaian acara ini tidak mengalami hambatan, seperti yang dialami teman kita dari Manado yang kabarnya kesulitan bahan bakar,” kata Ilham.
READ MORE - Peserta Munas HDCI menghadiri rambu solo di Tana Toraja

Minggu, 26 Juni 2011

Pedagang Ikan pasar Makale Mengadu ke DPRD

Setelah dua tahun tidak memiliki kepala pasar, kondisi Pasar Makale makin semrawut. Bahkan, Pasar bayangan mulai bermunculan di luar areal pasar. Mereka berada di sektiar lapangan jalan masuk pasar dan Kampung Pisang, sementara dalam pasar masih banyak lods dan kios yang kosong.

Bermunculannya pasar bayangan di pintu masuk areal pasar, berpotensi menimbulkan kecemburuan bagi pedagang di dalam pasar. Ini karena pembeli sudah jarang lagi masuk ke pasar. Para pembeli lebih memilih membeli di pasar bayangan dari pada harus berjalan masuk ke dalam pasar.

Fenomena ini cukup meresahkan para pedagang pasar, terutama para penjual ikan basah. Pasalnya, selama ada pasar bayangan di luar, jumlah pembeli mereka berkurang, bahkan kini merugi. Selain itu, juga terjadi penyempitan jalan karena di sisi kiri kanan jalan sudah ada penjual lapak.

Sebenarnya Pemerintah daerah sudah pernah dilapori mengenai Kondisi , Tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang dilakukan pemerintah daerah. Karena tidak adanya respon dari pihak pemerintah daerah, menyebabkan para pedagang yang tergabung dalam penjual ikan basah mengadukan persoalan pasar ini ke DPRD Tana Toraja.

Alexander pantan Rante Allo, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tana Toraja menerima kedatangan para pedagang tersebut.

Koordinator aksi, Soemar Yasin, meminta kepada pemerintah daerah agar segera membentuk tim terpadu, gabungan DPPKAD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polsek, dan Danramil untuk melakukan penertiban sekaligus menindak penjual yang membandel.

"Selain itu, kebersihan pasar sudah tidak terurus karena volume sampah bertambah, bahkan berserakan karena tidak adanya kesadaran penjual membuang sampah di kontainer yang tersedia," sambung Soemar Yasin.

Sementara Alexander mengatakan, para penjual ikan di Pasar Makale menyorot penjual di pasar bayangan yang tidak mau menggunakan lapak yang disiapkan dalam pasar. Bahkan lebih senang menggunakan pinggir jalan sebagai tempat jualan meskipun di tengah terik matahari.

Selain itu Alexander juga mengusulkan kepada Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah (DPPKAD) segera menunjuk kepala pasar defenitif.

Menyikapi aspirasi para pedagang ini, dewan akan segera merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk membentuk tim terpadu penertiban. "Kondisi ini sebelumnya telah dilaporkan kepada lurah dan Camat Makale namun hingga sekarang belum ada respon," tutur Alexander.
READ MORE - Pedagang Ikan pasar Makale Mengadu ke DPRD

Gaji PNS dan belanja aparatur jadi beban APBN dan APBD

Beban gaji PNS dan belanja aparatur yang sangat besar dalam APBN maupun APBD sangat membebani keuangan negara. Hal tersebut menjadikan Kementrian Keuangan menginginkan perlu dilakukannya pengurangan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Langkah yang akan dilakukan oleh Kementrian Keuangan tersebut mendapatkanp erhatian dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi.

Dalam Jumpa pers di Jakarta Jumat (24.6), Deputi Bidang Aparatur Kemenpan, Ramli Neibaho, mengatakan "Pada prinsipnya makin banyak PNS, makin banyak membebani APBN, karena PNS pasti mendapatkan gaji,"

"Tetapi sebaliknya penambahan aparatur akan menghasilkan pendapatan keuangan yang besar jika seluruh aparatur bekerja maksimal sesuai dengan tugas dan fungsinya. Ini akan mendorong peningkatan pendapatan APBN/APBD." tambahnya.

"Seperti, jika aparatur bekerja dengan maksimal memberikan pelayanan yang baik, maka masyarakat senang dan terdorong untuk membayar pajak, investor akan mudah masuk dan sebagainya, yang pada akhirnya jelas meningkatkan penerimaan negara dari sisi keuangan, sehingga keberadaan PNS tidak menjadi beban negara," ujarnya.
Namun karena selama ini keberadaan PNS masih banyak dipandang kurang maksimal sesuai tupoksi-nya, ditambah beban belanja pegawai yang begitu besar, sehingga tidak heran ada permintaan dilakukan peninjauan untuk mengurangi jumlah PNS.

Saat ini kata Ramli, patokan pemerintah dalam penerimaan PNS yakni berdasarkan kemampuan keuangan negara, karena posisi keuangan negara kita terbatas, maka pemerintah dalam hal penerimaan PNS mengambil prinsip tidak menambah pegawai. Tetapi dengan mengantikan posisi PNS yang yang pensiun, meninggal dunia, keluar, pensiun dini, dipecat (diberhentikan). Sehingga melalui upaya ini maka pemerintah dapat mengurangi besarnya belanja pegawai yang dikeluarkan pemerintah dalam APBN/APBD.

Ditambahkannya, mengenai permintaan pengurangan jumlah PNS, hal itu sudah diatur dalam PP 32. Yaitu, kebijakan pengangkatan PNS telah diberikan sepenuhnya kepada pimpinan instansi masing-masing. Apabila ada suatu organisasi yang dianggap tidak layak, maka pegawainya harus bisa disalurkan kepada pekerjaan yang layak.
"Kalau misalkan instansi itu kelebihan pegawai maka kelebihan itu harus dipindahkan ke instansi yang masih kurang, Kalau instansi itu sudah penuh, yang kelebihan harus lapor ke Menpan, kemudian Menpan akan meyalurkan menyalurkan ke instansi yang terkait yang membutuhkan," sebutnya.

Disebutkannya, ada beberapa faktor mengapa desakan pengurangan PNS muncul, yakni karena sistem saat ini telah berbeda pada saat lalu, yakni saat ini telah lahir aparatur yang multi skill. Sementara dahulu masih mono skill. "Dulu ada yang tukang ketik, tukang baca, tukang nomor, tukang edit, tukang mengadakan. Sekarang dengan adanya komputer, orang bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus," sebutnya.

Apalagi dengan hadirnya internet dan alat komunikasi yang serba cepat, sehingga memungkinkan kerja-kerja aparatur itu dilakukan hanya beberapa orang saja, yang dulunya mungkin banyak melibat orang.

Pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan permintaan dari Menkeu untuk pengurangi jumlah PNS atau mendorong PNS lebih cepat pensiun dini. Meski berdasarkan perhitungan, secara nasional kita belum kelebihan PNS. Disebutkannya, disejumlah negara jumlah PNS juga bervarisi jumlahnya, seperti di Singapura jumlah PNS-nya mencapai tiga persen dari total penduduknya.

Untuk Indonesia, kata Ramli jumlah PNS yang ada saat ini baru dua persen lebih dari total penduduk Indonesia yang jumlahnya sekitar 237 juta jiwa. "Menteri mengharapkan secara nasional jumlah PNS sebanyak 2,5 persen dari total jumlah penduduk," ujarnya.
READ MORE - Gaji PNS dan belanja aparatur jadi beban APBN dan APBD

Sabtu, 25 Juni 2011

Mantan Presiden Soeharto Sering melakukan incognito

Sejak dimulainya pelaksanaan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), pada bulan Maret 1970, Presiden Soeharto melakukan sebuah terobosan. Yaitu, melakukan incognito, atau perjalanan diam-diam tanpa sambutan resmi kepada seorang presiden.

Mantan Presiden Soeharto kerap melakukan perjalanan ke sejumlah kampung-kampung di sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga ke Pulau Bali. Perjalanan itu dilakukannya , untuk memastikan apakah program yang ia canangkan sudah sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

"Kami tidak pernah makan di restoran, menginap di rumah kepala desa atau rumah-rumah penduduk. Untuk urusan logistik, selain membawa beras dari Jakarta, Ibu Tien membekali sambal teri kering dan tempe," kata Try Sutrisno, mantan Wapres dan ajudan Pak Harto, saat bercerita dalam mengenang 90 tahun HM Soeharto, hari Rabu (8/6) di TMII, Jakarta.

Ketika itu, lanjut Try, dirinya dan Pak Harto begitu prihatin dengan kondisi masyarakat. Tetapi, menariknya, kata dia, Pak Harto sangat menikmati perjalanan keluar masuk desa itu. Masih kata Try, incognito yang dilakukan Soeharto, tak hanya sekali saja. Hampir setiap tahun, hal itu ia lakukan. "Bisa berhari-hari perjalanan itu. Tanpa protokoler pula," katanya.
Dalam buku Soeharto yang berjudul The Untold Stories, konon perjalanan incognito itu kerap ia lakukan sepanjang kepemimpinannya sebagai Presiden RI. Kendati usia Pak Harto ketika itu sudah tak muda lagi


http://berita.liputan6.com
READ MORE - Mantan Presiden Soeharto Sering melakukan incognito

Kompetisi Libur, Pemain PSM Donor Darah

Memanfaatkan waktu senggang selama libur musim kompetisi, sejumlah pemain Persatuan Sepakbola Makassar (PSM) yang memang asli Makassar mengisi waktu dengan donor darah, Jumat (24/6).

Menurut salah seorang pemain PSM Hendra Wijaya, karena kampung kami di sini, dan tidak ada kegiatan, semua libur.

"Jadi kenapa tidak kami mengisi libur ini dengan hal-hal yang bermanfaat seperti donor darah, karena kami juga tidak diperbolehkan ikut kompetisi tarkam," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Makassar Syamsul Rizal mengatakan sangat senang dengan inisiatif para pemain PSM, utamanya para pemain muda memberi contoh bagi yang lain untuk mendonorkan dara utamanya pengunjung mal, karena aksi ini dilakukan di mal di gerai PMI Makassar yang merupakan satu-satunya mal di Makassar yang dimiliki unit PMI.

"Kami memang butuh mereka-mereka memberi contoh bagi yang lain agar mau mendonorkan darah utamanya bagi pengunjung mal di Makassar karena sejak gerai PMI dibuka November 2010 masih kurang yang mendonorkan darah. Jumlah kantong darah yang diperoleh hanya 16 kantong per hari, sementara idealnya 25 kantong," ungkap Rizal.

Per 24 Juni ini, jumlah kantong darah yang yang dimiliki 560 kantong, itu cukup untuk 6 hari ke depan, dengan kebutuhan darah per hari 80 kantong hingga 120 kantong per hari.
READ MORE - Kompetisi Libur, Pemain PSM Donor Darah

Patenkan Kopi Arabica Toraja

kopi arabika Toraja harus segera dipatenkan dalam produk kemasan skala besar agar keasliannya tidak diklaim oleh daerah atau pihak-pihak lain. Demikian keinginan yang disampaikan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang.

Keinginan tersebut disampaikan Agus sesaat setelah membuka seminar sehari manfaat kerja sama ASEAN bagi pemasaran kopi Indonesia di Makassar, Kamis (23/6). Menurut Wakil Gubernur, komoditas yang spesifik seperti kopi Toraja menjadi satu-satunya keunggulan Sulsel dalam persaingan di era perdagangan bebas.

"Kita harus punya komoditas spesifik seperti kopi arabika Toraja yang benar-benar asli dari Toraja. Ini pekerjaan rumah kita untuk segera mempatenkannya dalam sebuah produk kemasan," jelasnya.

"selama ini upaya mempatenkan kopi Toraja dalam sebuah produk kemasan telah berjalan di Toraja, namun belum dalam skala besar. Dukungan modal kerja dalam bentuk skim kredit khusus untuk para pedagang lokal juga perlu disiapkan agar para pedagang lokal mampu bersaing dengan para pedagang di luar dan menjadi pengendali pasar."Lanjut Agus Arifin Nu'mang

"Kalau perdagangan dan industrinya kita perbaiki, bahan bakunya kita punya, kita akan mengendalikan pasar," Tutupnya
READ MORE - Patenkan Kopi Arabica Toraja

Bandara Buntu Kunik Mengkendek salah satu proyek prioritas Kemenhub.


Ilustrasi
Pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 19,07 triliun untuk membangun sejumlah proyek di sektor transportasi pada 2011. Pembangunan proyek-proyek di sektor transportasi tersebut diarahkan untuk menciptakan keterhubungan atau konektivitas antarwilayah di Indonesia maupun antarnegara di wilayah Asean

Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengungkapkan, dana sebesar Rp 19,07 triliun berasal dari pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2011 sebesar Rp 22,1 triliun. Pagu DIPA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2011 naik 19,18% dari DIPA 2010 sebesar Rp 17,87 triliun. Kendati kenaikannya tidak sebesar DIPA Kementerian PU yang melonjak hampir 556%, Kemenhub akan berupaya memaksimalkan dana yang tersedia.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bhakti Singayudha Gumay mengungkapkan, Tiga bandara baru yang menjadi prioritas di tahun 2011 akan segera dilaksanakan, yakni Mamasa Baru (Sulbar), Toraja Batu (Buntukunik), dan Moa (Maluku Tenggara Barat). Selain itu, dilanjutkan pembangunan 15 bandara, satu di antaranya Bandara Kuala Namu (Medan) yang akan digunakan untuk menghadapi liberalisasi penerbangan Asean (Asean Open Sky) pada 2015
READ MORE - Bandara Buntu Kunik Mengkendek salah satu proyek prioritas Kemenhub.

Kadis Pendidikan Nasional akan dilantik, Juli 2011

Sejak tiga tahun terakhir jabatan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kab. Tana Toraja lowong. Sebelum menjabat Kepala Inspektorat Toraja Utara, Asir Tandirerung adalah pejabat terakhir Kepala Dinas Pendidikan Nasional Tana Toraja.

Pemkab Tana Toraja telah mengajukan tiga nama untuk menduduki posisi yang telah lowong sejak tiga tahun terakhir tersebut. tiga pejabat yang diusulkan sebagai calon kadisdik Toraja itu, yakni pelaksana tugas Kadisik Toraja Yohanis Titing, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Toraja Aris Payangan, dan Kepala Bagian Pemuda dan Olahraga Setda Toraja Fransiskus Saverius.

“Sudah ada tiga pejabat yang saya usulkan ke gubernur sebagai calon kepala Dinas Pendidikan. Tiga nama pejabat diserahkan ke Gubernur untuk dipertimbangkan,” ujar Bupati Tator Theofilus Allorerung di Makale.

Tiga pejabat yang diajukan sebagai calon kepala Dinas Pendidikan Nasional Toraja merupakan hasil seleksi dari segi administratif,kepangkatan, dan pendidikan. Rencananya, pelantikan kadisdik beserta pejabat pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain yang saat ini juga masih lowong akan dilakukan pertengahan Juli 2011.

Menanggapai desakan dari ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi yang mendesak Pemkab Toraja agar segera mengisi jabatan-jabatan pimpinan SKPD yang saat ini dijabat pelaksana tugas, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, SE mengatakan, “Ada beberapa pejabat pimpinan SKPD yang lowong juga ikut dilantik pada Juli nanti.Tidak menutup kemungkinan, akan ada pergeseran pejabat eselon dua dan III,”Kata Bupati.

Bupati diminta tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kompetensi dalam menempatkan pejabat dan bukan karena kedekatan kekeluargaan. “Jabatan kadis itu jangan dibiarkan lowong terlalu lama karena akan memengaruhi kinerja SKPD yang bersangkutan,” kata legislator asal Partai Golkar itu.


Sebagai informasi bahwa Pimpinan SKPD yang lowong saat ini adalah kepala Dinas Pendidikan, kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Sekretaris DPRD, dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah. Jabatan yang lowong itu saat ini dijabat pelaksana tugas.
READ MORE - Kadis Pendidikan Nasional akan dilantik, Juli 2011

Kamis, 23 Juni 2011

SMA Negeri Tidak Mampu menampung Ribuan Lulusan SMP di Tana Toraja

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dipastikan tidak akan mampu menampung ribuan siswa lulusan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Tana Toraja pada penerimaan siswa baru tahun ini.


Daud Sampe Urang, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Tana Toraja mengatakan, persaingan masuk ke SMA/SMK negeri tahun ini semakin ketat. Hal ini disebabkan karena daya tampung SMA/SMK negeri tidak sebanding jumlah lulusan SMP. Ada 3.939 orang siswa SMP sederajat yang lulus tahun ini.

Sekitar 1.182 siswa SMP lulusan tahun ini tidak dapat tertampung di delapan SMA Negeri dan SMK Negeri di Tana Toraja. Diperkirakan hanya 2.757 siswa atau hanya 70% siswa SMP lulusan tahun ini yang mungkin akan tertampung. “Itu pun masih bisa bertambah karena kemungkinan ada siswa dari luar daerah yang ingin bersekolah di SMA/SMK di Toraja,”ujar Daud.

Calon siswa SMP yang akan diterima di SMA/SMK negeri minimal memiliki nilai ratarata UN 6,00.Untuk mengatasi minimnya daya tampung siswa di SMA/SMK negeri, tahun depan diupayakan adanya penambahan ruang kelas di sejumlah sekolah.
READ MORE - SMA Negeri Tidak Mampu menampung Ribuan Lulusan SMP di Tana Toraja

Menuntut "KEBERPIHAKAN" Politik Anggaran.

Ketika Bapak/Ibu/Saudara(i) keluarga Bonggakaradeng pulang kampung 5 atau 4 tahun yang lalu, kemudian pulang kampung pada Desember tahun lalu, atau pulang kampung saat ini, maka kita akan menemukan bahwa pada saat kita pulang kampung 5 atau 4 tahun yang lalu, dibandingkan kondisi saat ini tidak ada kemajuan atau perbaikan terhadap infrastruktur jalan dan justru malah sebaliknya, kondisinya semakin buruk dan sangat tidak layak untuk dilalui kendaraan.

Foto diatas hanyalah salah satu bagian jalan yang menunjukkan lobang yang lebih menyerupai sungai yang kering dari pada disebut sebagai jalan raya.
Menyikapi hal tersebut, sebagian besar keluarga Bonggakaradeng bertanya, “ apa kerja Pemerintah, atau apa gunanya wakil kita di DPRD? Kenapa tidak memperjuangkan perbaikan jalan ke Kampung? Apa mereka tidur saja ?” atau pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin akan dapat menyalurkan kekesalan dan kegelisahan kita terhadap kondisi jalan ke kampung kita tercinta.

Tugas untuk menyediakan infrastruktur jalan yang layak adalah tugas Pemerintah, tetapi kenyataannya pemerintah kurang memperhatikan jalan ke Bonggakaradeng. Sejak pembukaan jalan secara swadaya oleh masyarakat Bonggakaradeng pada awal tahun 90-an, sampai sekarang kita tidak pernah melihat jalan ke kampung diperbaiki secara serius. Sering kali ada anggaran perbaikan/pengaspalan, tetapi sangat terbatas.

Kita juga tidak perlu menyalahkan Pemerintah atau wakil kita di DPRD. Kita berpikiran positif saja bahwa sebetulnya mereka sudah berjuang, tetapi oleh karena keterbatasan dana pemerintah, sehingga tidak pernah mengalokasikan dana yang layak dan cukup untuk memperbaiki jalan ke Bonggakaradeng. Sekedar informasi saja, anggaran untuk pembangunan infrastruktur Tana Toraja tahun 2011 sekitar 48 M, itupun sudah termasuk PNPM Mandiri dan dana-dana insentif lainnya dari pusat dan provinsi. Padahal kebutuhan dana untuk pembangunan infrastruktur setiap tahunnya di Tana Toraja sekitar 100 M, sementara APBD Tana Toraja hanya 430 M dimana 60 % adalah belanja rutin termasuk membayar gaji/tunjangan orang tua, keluarga kita yang PNS/Honor, serta pengadaan kebutuhan kantor lainnya termasuk makan minum serta biaya perjalanan dinas dll.......!! Sisanya yaitu sekitar 40% baru dialokasikan untuk kegiatan pembangunan. Padahal idelanya belanja rutin seharusnya 40 % dan 60 % belanja pembangunan. Tapi begitula politik anggaran yang rata-rata dianut oleh pemerintah diseluruh tingkatan di republik ini termasuk Tana Toraja.

Politik Anggaran.
Mengemukakan fakta diatas tidak dimaksudkan untuk melakukan pembelaan terhadap pemerintah, tetapi mencoba memberikan gambaran agar kita bersikap realistis terhadap kondisi yang ada. Ketika logika bisnis yang digunakan, maka "kekurang-pedulian" pemerintah terhadap Bonggakaradeng tentu beralasan. Politik anggaran yang dibuat berdasarkan logika bisnis selalu memperhatikan parameter antara lain :

Jika kita mengalokasikan Anggaran/program ke suatu tempat, return atau hasil apa yang akan didapatkan pemerintah. Pemerintah akan menghitung hasil dari program/ anggaran yang dikeluarkan terutama hasil secara ekonomi, politik maupun sosial.
Selalu mempertimbangkan rasio kependudukan dan konstribusi PAD dalam menentukan politik anggaran. Suatu wilayah yang jumlah pendudukanya besar dan menghasilkan PAD lebih banyak, akan mendapat program anggaran yang besar juga, demikian juga sebaliknya.

Politik Anggaran seperti itulah yang sesungguhnya dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, sehinggah kita melihat bahwa Wilayah Bonggakaradeng kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Kita semakin sewot ketika melihat daerah lain yang infrastrukturnya jauh lebih baik dari pada Bonggakaradeng. Dari sisi penduduk dan konstribusi PAD, wilayah kecamatan Bonggakaradeng memang kecil, sehingga program/anggaran yang digelontorkan ke wilayah Bonggakaradeng juga kecil. Lalu apa yang harus kita lakukan ?

KEBERPIHAKAN Anggaran
Menuntut perlakukan yang adil kepada pemerintah dalam pengertian mendapatkan alokasi anggaran yang "adil"/sama dengan kecamatan lain tentu tidaklah bijak. Yang kita perlu minta kepada pemerintah (melalui demonstrasi, seminar dll) adalah KEBERPIHAKAN politik anggaran dan memohon pengertian wilayah kecamatan lain yang sudah lebih maju untuk sama-sama berpikir bagaimana saudara mereka di Bonggakaradeng dapat juga menikmati kemajuan. Konsepnya adalah meminta pemerintah dan DPRD untuk Anggaran APBD tahun 2012-2013 mengalokasikan dana Pembangunan Inftrastruktur lebih besar (mungkin 40-50%) untuk perbaikan jalan ke Bonggakaradeng dengan konsekwensi pada 2 tahun anggaran berikutnya kita tidak mendapatkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Pekerjaan ini dibutuhkan "loby-loby" yang intensif baik di DPRD maupun di Pemerintahan. Kita harus meyakinkan pemerintah bahwa return yang mereka akan dapatkan dengan kebijakan ini tidak akan sia-sia. Tantangannya adalah internal kita sendiri. Apa yang bisa kita berikan kepada pemerintah/Tana Toraja ? Beranikah kita menggaransi bahwa 2 tahun kedepan sumbangan PAD dari Bonggakaradeng bisa meningkat 2 kali lipat dari sekarang ?. Beranikah kita menggaransi pemerintah bahwa 2 tahun kedepan semua bangunan akan memiliki IMB baik melalui pemutihan atau IMB baru ?, tanah-tanah baik tana adat maupun tana pribadi disertifikasi sehingga dapat membayar PBB ke negara (Pemda)?. Beranikah kita berjanji bahwa produksi peranian akan meningkat 2 kali lipat 2 tahun kemudian ?. Dengan garansi/jaminan seperti itu, kita bisa mengatakan kepada pemerintah bahwa pemerintah tidak akan rugi "berinvestasi" dengan mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur lebih besar selam 2 tahun anggaran, karena hasil yang akan didapatkan besar manfaatnya bagi masyarakat itu sendiri maupun Pemerintah.
Akhirnya, semua berpulang pada diri kita sendiri, tetap meratapi ketertinggalan, bersikap progresif dengan maju tak gentar mendemo pemerintah meminta diperlakukan secara adil, atau memilih cara-cara anak-anak muda Bonggakaradeng yang berpikiran "lugu" dan realistis melihat kondisi jalan ke kampung sehingga berinisiatif menggalang dana dengan "CK CK" untuk memperbaiki jalan seberapa meraka mampu. Semua terserah, yang penting tujuannya kita sama, mau melihat kampung halaman kita maju.
Salama' Kaboro'

Sumber : http://peduli-bonggakaradeng.blogspot.com


READ MORE - Menuntut "KEBERPIHAKAN" Politik Anggaran.

Sidang Lanjutan gugatan PRT (Pekerja Rumah Tangga) terhadap pemerintah

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar Sidang kelima citizen lawsuit (gugatan warga negara) dengan agenda mendengarkan tanggapan dari pihak tergugat yang diajukan oleh Komite Aksi Pekerja Rumah Tangga kepada pemerintah dan DPR RI.

Lita Anggraeni, koordinator JALA PRT, di Pengadilan Negeri Jakarta mengatakan "Hari ini kami akan mendengarkan tanggapan tergugat yang lain, karena pada sidang kemarin yang datang hanya kuasa hukum dari Presiden saja,"

Sebelum sidang dimulai sebanyak tiga orang PRT, menyindir SBY dengan menggelar aksi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di ILO, Jenewa dan proses hukum pancung Ruyati di depan lobi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Lita, dia bersama rekannya hanya ingin menyampaikan hak-hak PRT Migran dan berusaha mewujudkan kerja layak. "Pernyataan yang ironi dengan realitas situasi tidak layak PRT di dalam negeri ataupun di luar negeri," ujarnya.

Lita menambahkan, kebohongan pemerintah terhadap publik ini terkuak karena tiga hari setelah pidato tergugat I di Jenewa, masyarakat diguncang dengan derita Ruyati. "Ini tragis sekali," tegas Lita.

Syamsul Bachri, kuasa hukum Presiden, melalui dokumen yang disampaikan saat persidangan 15 Juni 2011 lalu, pemerintah meminta agar majelis hakim menolak gugatan para penggugat. "Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya,"

Syamsul Bachri, mengatakan Pemerintah menilai ada beberapa alasan yang membuat pemerintah meminta hakim menolak gugatan tersebut. Pertama, bentuk gugatan 162 PRT merupakan gugatan warga negara. Sementara, sistem hukum Indonesia tidak mengenal adanya gugatan warga negara. Kedua, para penggugat dinilai tidak mempunyai kedudukan hukum. Sebab, tidak ada kerugian riil yang dialami penggugat sehingga penggugat mengajukan gugatan.

Seperti diketahui, sebanyak 162 WNI yang tergabung dalam komite aksi pekerja rumah tangga mengajukan gugatan kepada pemerintah dan DPR RI, pada 5 April 2011, .
Menurut mereka, Negara gagal dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak pekerja rumah tangga, domestik maupun migran. Sebagai pihak tergugat adalah Presiden RI, Wapres, Menlu, Menkumham, BNP2TKI, dan DPR RI. mereka minta agar pihak tergugat membuat peraturan UU yang melindungi pembantu rumah tangga dan pekerja migran.


READ MORE - Sidang Lanjutan gugatan PRT (Pekerja Rumah Tangga) terhadap pemerintah

Rabu, 22 Juni 2011

Apa itu INDIGO Child

Sebetulnya di Indonesia, khususnya di Jakarta, dalam beberapa tahun terakhir banyak media massa yang mengulas tentang anak-anak Indonesia yang memiliki indera keenam atau disebut juga memiliki “mata ketiga”.
Dalam bahasa populernya disebut indigo child atau sixth sense karena anak-anak tersebut punya ciri-ciri khusus yang agak berbeda dengan anak-anak kebanyakan. Nanti kita akan melihat apa saja ciri-ciri tersebut.

Majalah remaja Hai tahun lalu sudah mengupas tentang indigo child lengkap dengan beberapa contoh anak-anak yang berhasil diwawancara termasuk beberapa artis remaja kita yang menceritakan suka duka punya karunia semacam itu karena ada sebagian orang yang menganggap kemampuan itu bukan sebagai karunia, tetapi sebagai masalah kutukan. Kenapa sampai itu terjadi begitu? Kita lihat ceritanya di bawah ini.

Berbeda dengan anak yang mendapat predikat jenius yang kemampuan otak mereka luar biasa pintar dan menjadikan mereka menonjol dalam prestasi belajar, dan selalu dipastikan selalu menduduki peringkat satu di kelas bahkan di angkatannya, anak-anak yang termasuk indigo child dalam kehidupan sehari-hari bisa terkesan biasa-biasa saja dalam segi prestasi, bahkan ada beberapa yang harus tinggal kelas.

Itu sebenarnya bukan berarti indigo child anak yang ber-IQ rendah, malah sebaliknya kalau diperiksa bahkan IQ mereka banyak yang sangat tinggi, setaraf, bahkan lebih dari, IQ anak jenius. Nah di mana masalahnya, kenapa mereka bisa berbeda. Indigo child kebanyakan malas belajar dan kurang ambisi, bahkan beberapa anak mengeluh sering sakit kepala karena banyak hal yang mereka tidak mengerti berada di pikiran mereka.

Walaupun akhirnya kita melihat banyak juga anak indigo memang bisa mencetak prestasi bintang menyamai anak-anak jenius.

Indigo Child
Seperti kita ketahui, manusia umumnya memunyai lima indera, tetapi apa sih yang dinamakan indera keenam, sampai lahir istilah itu. Kata indigo sendiri diambil dari nama warna yaitu indigo, yang dikenal sebagai warna biru sampai violet. Bagaimana hubungan warna itu dengan anak-anak yang mendapat julukan tersebut dan diketahui memiliki indera keenam, Indera yang dimaksud adalah intuisi, semua orang sebetulnya memiliki intuisi tetapi khusus anak indigo mempunyai intuisi yang luar biasa tajam di atas kemampuan orang kebanyakan.

Mereka demikian peka seperti halnya anak jenius mempunyai kepintaran di atas rata-rata, demikian juga anak indigo mempunyai intuisi luar biasa tajam.

Dalam literatur kesehatan seperti yoga, prana, autohipnotis, meditasi dan sebagainya dikenal bahwa manusia selain mempunyai fisik yang bisa dilihat dan diraba juga mempunyai tubuh halus yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang berbakat kewaskitaan, yaitu orang yang extra sensory perception (ESP)-nya berkembang dengan baik karena tubuh halus itu berbentuk energi sinar berada di bawah empat oktaf dari kemampuan mata kasat melihat.

Mata kasat sendiri hanya mampu melihat warna pelangi, yaitu dari ungu sampai merah. Sedangkan badan halus itu berada di bawah warna merah termasuk far infra red ray (FIR) dengan panjang gelombang sekitar 12-6 mikron, frekuensi 60-120 Hz, dan orang awam mengenalnya dengan sebutkan aura. Yaitu, sinar elektro-magnetik dari tubuh. Sinar elektromagnetik yang memancar dari tubuh seseorang berbentuk elips mengelilingi tubuh fisik, kualitas warna dan kepadatannya mengindikasikan kesehatan dan karakter seseorang.

Untuk mengetahui apa warna sinar elektromagnetik yang dikenal sebagai aura, kini orang tidak perlu menunggu sampai mempunyai kemampuan ESP yang dikenal juga dengan istilah “mata ketiga”. Di Jakarta sudah ada mesin foto aura generasi akhir yang disebut Aura Video Station.

Di situ kita bisa melihat secara langsung di layar monitor energi sinar elektromagnetik atau aura itu bergerak membentuk selubung dari tubuh fisik sesuai dengan tingkatan kesehatan dan emosi seseorang yang diproyeksikan dengan warna. Nah, warna anak indigo sementara ini berdasarkan fakta yang terkumpul umumnya berwarna biru sampai violet sebagai dominasi dari aktifnya cakra keenam, yang juga disebut cakra “mata ketiga”.

Berikut ini kita akan melihat apa itu cakra dan dari mana kaitan warna itu dengan intuisi tajam yang menjadikan seseorang berpredikat indigo dengan ketajaman intuisinya.

Di tubuh halus manusia yang disebut juga tubuh bioplasmik diketahui punya pintu-pintu energi. Kesehatan pintu-pintu energi itulah yang mendasari energi elektromagnetik (aura) seseorang dan warna yang tertangkap sebagai pancaran sinar elektromagnetik itu adalah hasil dominasi keaktifan pintu-pintu energi tersebut. Pintu-pintu energi itu disebut cakra diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti roda yang berputar.

Dalam literatur Yoga dikenal tubuh bioplasmik seseorang punya pintu-pintu energi yang berjumlah sekitar 360 dan terdiri dari pintu-pintu besar, sedang, dan kecil. Tetapi yang sangat berperan menghasilkan warna aura adalah pintu-pintu besar, dan dikenal dengan sebutan cakra-cakra utama yang berjumlah tujuh dan punya nama dan warna tertentu, serta memberi intensitas energi sendiri-sendiri pada tiap wilayah kesehatan organ dari tubuh fisik itu sendiri yang dijabarkan sebagai berikut :

Cakra dasar warna energi merah bertanggung jawab untuk kesehatan tulang dan otot di tubuh fisik dan memberi energi pada semangat hidup seseorang.
Cakra kedua warna energi oranye bertanggung jawab untuk kesehatan organ-organ reproduksi dan memberi energi pada kemampuan berinteraksi dengan sesama.
Cakra ketiga warna energi kuning bertanggung jawab untuk kesehatan organ-organ reproduksi dan memberi energi pada ambisi seseorang baik positif maupun negatif.
Cakra keempat warna energi hijau bertanggung jawab pada semua organ yang berada dalam rongga dada dan memberi energi pada timbang rasa perasaan seseorang.
Cakra kelima warna energi biru bertanggung jawab pada organ dalam rongga leher termasuk telinga, hidung dan tenggorokan (THT) dan memberi energi pada kemampuan seseorang dalam berinteraksi dan berkomunikasi, juga berkreativitas halus seperti melukis, dan menulis.
Cakra keenam warna energi indigo disebut juga nilai yang bertanggung jawab pada seluruh organ dalam rongga kepala termasuk pancaindera dan memberi energi pada kepekaan intuisi dan ketajaman perasaan (felling) untuk hal-hal abstrak, seperti berpikir cepat.
Cakra ketujuh warna energi violet bertanggung jawab pada semua organ di kepala, khususnya otak dan memberi energi pada sikap seseorang berhubungan dengan keillahian.

Jadi, jelas bukan indigo child memiliki ketajaman intuisi karena dari sinar elektromagnetik tubuhnya saja, yaitu auranya yang hampir seluruhnya merupakan tanda keaktifan yang lebih dominannya pintu energi yang satu itu yakni cakra mata ketiga yang terindikasikan mengeluarkan energi berwarna indigo.

Umumnya orang yang berbakat sebagai indigo sudah tampak sejak lahir, bahkan kenyataan sebagaimana umumnya juga merupakan karunia yang turun-temurun. Jadi, secara alami mereka memang punya karunia itu dan ketajaman intuisinya berlainan satu dengan yang lain.

Ada yang sangat peka sampai bisa mempunyai penglihatan menembus ruang dan waktu, misalnya sambil mengadakan hubungan telepon dia bisa menebak lawan bicaranya pakai baju warna apa atau sambil ngemil apa, juga mempunyai penglihatan akan kejadian-kejadian yang lalu atau yang akan datang dan keahlian seperti ini dimiliki orang yang dijuluki paranormal.

Tetapi, ada juga yang hanya bisa merasakan kenyamanan suatu tempat atau lebih bisa membaca “pikiran orang”, ada juga yang bisa mengerjakan sesuatu yang tidak pernah dia pelajari sebelumnya, seperti keahlian olahraga tertentu, menulis, melukis sampai menjadi ahli tata rambut terkenal dsb.

Ada sebagian orang yang berubah menjadi indigo child dan memiliki segala kelebihannya karena terbebas dari suatu penyakit berat atau kecelakaan parah yang biasanya secara medis sudah dinyatakan tidak ada harapan hidup lagi, tetapi tahu-tahu bisa kembali sehat normal dan menjalani hidup seolah baru terbebas dari kematian dan mempunyai kemampuan intuisi tajam, bahkan jadi bisa memunyai keahlian-keahlian khusus, seperti jadi terapis/ pengobat dengan kemampuan khusus/tabib tanaman obat dan sebagainya.

Menangani Anak-anak Indigo
Umumnya anak Indigo berkepintaran tinggi, walaupun tidak bisa diukur dengan prestasi sekolah dengan ukuran peringkat. Mereka punya kemampuan berpikir, berdialog setingkat orang dewasa. Jadi, hati-hati kalau berhadapan dengan seorang indigo jangan mengukur kemampuan berpikir mereka dari usia dan pendidikannya. Terkadang apa yang tidak sampai dalam alam pikir kita sebagai orang dewasa, indigo bisa mencapainya. Jadi, terkesan ia banyak akalnya dan banyak maunya, menjadikan mereka suka dicap sebagai anak kecil “sok tahu” atau kalau orang dewasa dicap sebagai orang sombonglah karena suka menganggap lawan berdialog “telmi” (telat mikir).

Anehnya apa yang mereka mau, umumnya akan didapatkan dengan mudah dan terkesan tidak masuk akal. Misalnya, anak indigo merengek pada mamanya minta kue kesukaannya, tetapi karena banyak hal sang mama tidak bisa memberinya, dia menangis sambil sesumbar kalau hari ini dia pasti mendapatkan kue tersebut dan dengan tegas dia katakan berulang-ulang pasti akan mendapatkannya!

Sang Mama hanya menghela napas di dalam batin berguman sendiri, yang mengatakan walaupun kamu menangis memangnya siapa yang mau memberikan kue kesukaanmu? Tetapi, apa yang terjadi, sore hari sang ayah pulang sambil membawa kue yang dinanti dan ayah mendapatkannya sebagai oleh-oleh dari seorang relasi yang berkunjung ke kantor. Nah kebetulan bukan!

Jadi, jangan menyepelekan tekad mereka untuk mendapatkan.
Indigo banyak yang memunyai kemampuan di luar nalar. Misalnya, dia bisa melihat dan berdialog dengan teman-teman di alam lain yang tidak bisa dilihat orang lain atau mendadak piknik keluarga yang sudah dirancang matang jauh hari sebelumnya hanya karena dia merasakan akan mendapat rintangan atau kecelakaan dalam perjalanan, jadi batal.

Nah itulah dilema bagi lingkungannya karena kalau intuisi sang indigo dipercaya, batallah piknik keluarga hanya karena perasaan yang tidak berdasar. Tetapi, kalau ditentang juga sudah ada rasa takut bahwa itu adalah firasat dan semua bisa saja terjadi. Akhirnya indigo juga dikecam sebagai “biang kerok” lah, bahkan ada yang menganggapnya sebagai orang sakit jiwa sampai-sampai diharuskan bahkan dipaksa untuk mau diterapi psikiater.

Ada seorang remaja datang menangis sambil bertutur bahwa dia bukan mengkhayal, atau gila seperti yang orangtuanya tuduhkan kepadanya. Yaitu bahwa dia betul-betul melihat makhluk-makhluk pengganggu yang selalu mendatanginya dan menyebabkan salah satu anggota keluarga tersebut sakit berat.

Dia katakan kenapa sering melempar barang-barang dalam kamar atau di ruang lain dalam rumah hanya karena dia melihat dan ingin mengusir makhluk-makhluk menyeramkan yang dilihatnya dengan lemparan tersebut, tetapi sang ibu yang merasa sebagai keluarga yang taat dalam beragama kalau sampai mempercayai hal-hal yang dituturkan anaknya adalah sesuatu yang memalukan.

Karena itu, sang ibu berkilah mana ada makhluk halus (setan) yang berani mengusik keluarganya, padahal mereka taat beribadah, rajin berdoa dan sebagainya. Akibatnya vonis yang dianggap tidak waras dan ditempatkannya “sementara” dia untuk dirawat di Klinik Rehabilitasi Jiwa di Jawa Timur. Katakanlah sungguh sangat beruntung kalau anak indigo lahir di tengah-tengah keluarga yang memang punya karunia itu atau paling tidak memahaminya, seperti ibu yang penulis kenal baik, sang ibu bertutur kalau dia dulu sering dimarahi, bahkan dipukul karena sang mama yang panik ketakutan karena diteriaki banyak makhluk kecil yang menyeramkan merambat di tubuh sang mamanya.

Sekarang anak tersebut sudah menjadi seorang ibu yang berputra-putri tiga orang dan semua seperti dirinya, putri terbesar memunyai ketajaman intuisi yang luar biasa sampai-sampai semua program yang dibuatnya hampir selalu gol. Misalnya masuk sekolah dengan uang bayaran yang jauh di bawah teman-temannya supaya uang yang diberikan ayahnya tersisa untuk membeli barang-barang khayalannya.

Anehnya, jumlah angka rupiahnya bisa persis yang dia rancang dan putri itu punya kharisma yang bisa membuat teman-teman mau membantu apa saja keperluannya mulai dari hal-hal sepele sampai hal-hal yang besar dan repot.

Putra kedua seperti ibunya melihat makhluk-makhluk halus berkeliaran dan membuatnya mendapat julukan “si penakut” karena selalu minta ditemani kalau masuk ruangan yang dia katakan makhluknya jail dan dia takut sendirian. Tetapi, karena sang ibu dulu juga mengalaminya, keadaan “lebih beres” daripada mempunyai ibu yang tidak melihat dan tidak percaya bahkan memvonis gila.

Putra ketiga memiliki intuisi tajam seperti kakak pertamanya dan suka menjadi mitra bersama ibunya untuk memprogram keinginan-keinginan mulai dari mendapatkan tempat parkir yang gampang di mal-mal yang ramai sampai mendapatkan barang-barang keperluan yang sulit didapat, sehingga bisa didapat dengan mudah karena hanya mereka berdua menyatukan pikiran untuk mendapatkannya. Tinggal sang ayah yang sering dibuat bengong dan sering diteriaki “uuh ayah telmi deh”.

Coba kita lihat di film-film barat bagaimana pihak kepolisian merekrut orang-orang indigo yang disebut juga cenayang untuk membantu mengungkap kejahatan yang pelik untuk diungkap secara nalar normal. Bahkan, ada sekolah-sekolah atau perkumpulan khusus untuk orang dengan bakat itu. Teman penulis mendapatkan gelar S3-nya dari Amerika untuk bakatnya itu dan merasa sangat bahagia karena toh sekarang dengan karunianya dia bisa membantu sesama dan memerlukannya.

Di Amerika, anak jenius yang ditulis oleh Ibu Theresia Sujanti tersebut langsung ditangani dan diangkat jadi aset negara.

Tetapi, di Indonesia perhatian untuk anak jenius saja masih tanda tanya, apalagi untuk anak indigo yang sering dicemooh “ada-ada saja”.

Nah, sangat disayangkan bukan, diharapkan ada yang mau memelopori dan mendanai untuk membuat klub khusus supaya mereka bisa menarik manfaat dari karunianya. Tidak sedikit anak indigo yang kebingungan dengan kemampuannya menjadi frustrasi dan akhirnya menempuh jalan yang salah dalam mengarungi hidup ini, seperti terjebak dalam pemakaian narkoba karena ingin menghilangkan apa saja yang mereka alami dari lingkungannya yang selalu mencemooh dan mengecapnya sebagai orang miring, anak kacau, anak pembangkang dan sebagainya.

Mungkin bagi orang yang tidak mengalami akan terus mencemooh, tetapi penulis yakin di Jakarta saja banyak orang yang masuk kategori indigo child, bahkan beberapa orang yang punya nama besar dengan keahliannya yang memadai, seperti seorang psikiater anak, psikologi, dokter, dosen, guru atau siapa saja yang mau memikirkan masa depan anak-anak, diharapkan untuk membantu mendirikan klab khusus untuk anak-anak itu, dan memberi pengarahan yang benar, agar keadaan anak indigo yang frustrasi tidak menimbulkan kejengkelan, kekacauan keluarga atau “keaiban keluarga” karena dianggap punya anak cacat, yaitu sakit jiwa sungguh memalukan.

Jangan menutup kemungkinan bahwa mereka semua bisa berguna bagi kepentingan umum dengan bakat-bakatnya. Setahu penulis untuk orang dewasa di Jakarta sudah ada klub metafisika yang mengadakan kegiatan berkumpul untuk berdiskusi di kalangan mereka sesama anggota dan diadakan sebulan sekali bertempat di suatu hotel di bilangan Jakarta Selatan, tetapi untuk anak sampai remaja sangat diharapkan dan dinantikan terwujudnya klab tersebut.

Sumber
READ MORE - Apa itu INDIGO Child

Selasa, 21 Juni 2011

Pada Malam Hari, Warga Mappak dan Simbuang hidup dalam kegelapan.




Listrik masih menjadi angan-angan bagi warga dari dua desa di Kec. Mappak Kabupaten Tana Toraja. Sedikitnya 650 keluarga di dua desa di Kecamatan Mappak, belum dapat menikmati listrik. Dua desa tersebut, Desa Poton dan Desa Mappak, ribuan warga kedua desa tersebut hidup dalam kegelapan pada malam hari. Kondisi warga tersebut mendapatkan perhatian dari Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Ester D Palloan. Ester menyatakan keprihatinannya akan kondisi warga di dua desa itu yang hanya menggunakan lampu tempel sebagai sumber penerangan pada malam hari. Sementara Belakangan ini, warga semakin kesulitan menyalakan lampu tempel karena sulit memperoleh minyak tanah sebagai bahan bakar.

Pada tahun 1995, di dua desa tersebut pernah di bangun Turbin pembangkit Listrik secara swadaya. Namun kemampuan dari turbin tersebut hanya mampu menerangi 25 hingga 30 keluarga. Bahkan kondisi turbin tersebut saat ini sudah rusak. Sudah pasti Jumlah keluarga yang tidak menikmati listrik jauh lebih banyak karena kondisi serupa juga dialami warga di lima kampung di Kelurahan Sima, Kecamatan Simbuang. Parahnya, di lima kampung itu tidak bisa dibangun turbin pembangkit listrik karena sumber air penggerak turbin tidak tersedia.

Lima kampung di Simbuang yang belum memiliki listrik, yakni Pabatan, Tosi’, Limbong Atas, Limbong Bawah, dan Kadolan. Anggota DPRD Tana Toraja asal Kecamatan Mappak dan Simbuang, Andarias P Buttutasik, mengatakan, satu-satunya solusi mengatasi masalah penerangan listrik di lima kampung tersebut adalah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) tidak bisa dibangun karena minimnya sumber air.

Ester berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja serius memperhatikan daerah-daerah terpencil dan belum tersentuh listrik. Dia meyakini masih banyak warga kampung dan desa di wilayah Tana Toraja lainnya yang hidup dalam kegelapan. Menanggapi masalah masih banyaknya desa yang belum memiliki listrik, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Tana Toraja Tandisau mengatakan, Pemkab Tana Toraja sedang menggalakkan pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di desa-desa terpencil. Tahun ini,Pemkab Tana Toraja mendapat bantuan dana Rp4 miliar untuk membangun beberapa unit PLTMH melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Lingkungan Mandiri Perdesaan (PNPM-LMP). Hanya, dia mengaku tidak tahu daerah mana saja yang akan menjadi lokasi pembangunan.
READ MORE - Pada Malam Hari, Warga Mappak dan Simbuang hidup dalam kegelapan.

Makna dari Memaafkan...

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan saya suka mengirimkan atau banyak mendapatkan email maupun sms dari teman2 ucapan mohon maaf lahir batin. Mohon maaf merupakan tanda cinta dan kasih sayang kita sebagai sesama saudara. Namun memaafkan juga indah dan menenteramkan di dalam hati kita. Lantas pertanyaannya, 'Apa makna memaafkan?'

Memaafkan adalah gerbang kedamaian dan ketenteraman dalam hidup kita. Pintu gerbang itu kecil sekaligus sempit dan hanya bisa dimasuki dengan menundukkan kepala kita. Tidak mudah untuk menemukannya namun bila kita sungguh-sungguh untuk mencarinya maka kita akan menemukannya. Memaafkan hampir tidak pernah kita temukan dalam keadilan hidup di dunia, yang memaksa kita agar membalas sakit dengan sakit, memaafkan hanya kita akan temukan bila kita mampu menyingkirkan rasa sakit.

Disaat kita memaafkan seseorang untuk tindakan yang menyakitkan, kita terkadang masih bisa menghargainya namun bila teringat rasa sakit malah mengobarkan kebencian yang kita tumpahkan dengan menyerang. Bila kita lihat lebih mendalam dengan memperbaiki hubungan dengan orang tersebut, barangkali memaafkan tidak bisa menghilangkan luka dihati namun tindakan memohon maaf akan menghilangkan perangkap spiral kebencian yang terjadi terus menerus. Memaafkan juga menjaga diri kita dan keluarga kita agar kita tidak melampiaskan marah dan menyakiti orang lain.

Bila kita tersakiti maka kita akan selalu mengingat kesalahan orang lain, rasa sakit itu berubah menjadi benci. Tidak peduli penyebab luka itu apakah benar-benar ada atau tidak, secara perlahan luka itu menggerus hati kita kemudian keluar dari tubuh kita dan merusak sekitar, orang-orang disekeliling kita untuk menyebarkan kebencian. Kita semua tahu bahwa bila kita terserang rasa kebencian. Maka kita memiliki ingatan yang luar biasa sampai hal terkecil yang dibencinya juga masih diingatnya. daftar panjang dimilikinya karena ruang hatinya menjadi penuh sesak dengan kebencian, tidak menyisakan ruang untuk cinta dan kasih sayang. Memaafkan dan memohon maaf berarti membersihkan diri dari segala kotoran hati seperti kebencian, kemarahan, dengki dan rasa sakit. Sehingga ruang hati kita tumbuh semangat dan motivasi hidup yang positif serta kasih sayang bagi sesama. Makna mohon maaf dan memaafkan keduanya sama-sama indah karena perbuatan baik dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. sebagaimana firman-Nya.

Sumber : http://pilarwawasan.blogspot.com
READ MORE - Makna dari Memaafkan...

Proses Hukum Bank Century Mengambang : Citra SBY terancam

Sampai sejauh ini Proses hukum skandal Bank Century masih mengambang. hal ini karena penegak hukum mengabaikan sejumlah bukti kuat. khususnya bukti tentang motif atau tujuan utama bailout yang nyata-nyata ilegal itu.

Citra pemerintahan SBY di bidang penegakan hukum terancam menjadi lebih buruk, karena diabaikannya bukti-bukti dimaksud. Karena itulah anggota Tim Pengawas Bank Century, Bambang Soesatyo menghimbau Presiden agar segera

memberi teguran keras kepada penegak hukum, dalam hal ini KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kepolisian dan Kejaksaan untuk alasan-alasan tadi. Pertama, penanganan proses hukum skandal Century yang nyaris tanpa progres. Dan kedua, sengaja mengabaikan bukti-bukti kuat.

"Kajian hukum Pansus DPR untuk skandal Century sudah menyimpulkan bahwa bailout itu jelas-jelas ilegal karena BI menabrak peraturannya sendiri. Dari investigasi yang kami lakukan, kami mendapatkan indikasi bahwa keberanian melakukan bailout ilegal itu bertujuan menyelamatkan dana-dana deposan besar yang diketahui sangat dekat dengan kekuasaan," ujar Bambang dalam pesan singkatnya, Senin (20/6/2011).

Menurut Bambang, apabila proses hukum skandal ini terus diambangkan, dia akan menjadi noda yang selalu menggelayuti sendi-sendi pemerintahan Presiden SBY-Wapres Boediono. Sebab sudah terbukti bahwa rakyat belum mau melupakan skandal penggunaan trilyunan Rupiah uang negara hanya untuk menyelamatkan eks Bank Century, sebuah bank kecil yang terbelit masalah karena dirampok pemiliknya sendiri.

"Karena itu. presiden harus peduli pada progres penanganan proses hukum skandal ini, agar rakyat yakin bahwa pemerintahannya bersih dan tidak terlibat skandal ini. Skandal ini akan terus menyedot perhatian publik. Itulah urgensi dari kewajiban presiden untuk peduli pada proses hukum mega skandal ini," pungkasnya.
READ MORE - Proses Hukum Bank Century Mengambang : Citra SBY terancam

Kekerasan pada anak tertinggi di Tana Toraja

Laporan yang dihimpun Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Sulsel dari lembaga perlindungan anak (LPA), dinas sosial, maupun laporan ke pihak kepolisian, menyatakan bahwa Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mengalami penurunan meski sejauh ini masih tergolong cukup tinggi. Dari data kekerasan anak yang dilaporkan masih didominasi kekerasan terhadap anak perempuan.

Data LPA tahun 2009 angka kekerasan anak di Sulsel mencapai 255 kasus dan menurun 171 kasus di tahun 2010. Sedangkan, kasus kekerasan yang terlapor di dinsos mencapai 930 anak (2009) dan menurun 750 korban (2010). Dari jumlah tersebut, kasus kekerasan anak perempuan sepanjang tahun 2009-2010 mencapai 1.423 kasus. Tindak kekerasan anak perempuan tertinggi di Tana Toraja dengan 71 kasus dan terendah di Pangkep (2009) dan Soppeng (2010).

"Secara umum ada kecenderungan penurunan jumlah kasus namun di sejumlah daerah menunjukkan kecenderungan naik atau tetap seperti di Tana Toraja, Gowa, Palopo, Maros, Pangkep, dan Luwu Timur. Penurunan ini bukan berarti tidak ada kasus atau karena kesadaran masyarakat mulai meningkat," jelas Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Sulsel Titin Sutarti di kantor Gubernur Sulsel, Makassar.

Titin menjelaskan sesuai data yang diolah dari LPA, sekitar 82 persen pelaku kekerasan anak diketahui orang yang dekat dengan korban
READ MORE - Kekerasan pada anak tertinggi di Tana Toraja

Kearifan Lokal, Filosofi Dasar Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang Tana Toraja

Rencana Tata Ruang Kabupaten Tana Toraja mengangkat kearifan lokal untuk mewujudkan wilayah tersebut sebagai peneduh dunia. Ini didorong oleh ketersediaan kawasan hutan kabupaten dengan luas 53,20 persen serta tumbuh berkembangnya sistem kehidupan Tongkonan yang merupakan dinamika harmonis hubungan antar manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan. Hal tersebut mengemuka dalam Pembahasan Kegiatan Peningkatan Penataan Ruang Wilayah Kabupaten Tana Toraja, di Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tana Toraja Gerson Papalangi, penekanan RTR pada budaya kearifan lokal sistem Tongkonan disebabkan karena sistem tersebut memuat keseimbangan antar tujuh elemen yang keseluruhan merupakan unsur pengembangan wilayah. Gerson menegaskan, kearifan lokal sistem Tongkonan sudah membudaya di masyarakat Tana Toraja sehingga dirasa tidak sulit untuk mewujudkan wilayah tersebut sebagai peneduh dunia. Tujuh elemen dalam sistem Tongkonan antara lain banua merambu (rumah), sumber air, sawah dan perkebunan, peternakan dan perikanan, hutan, rante (lapangan upacara adat), serta banua tang merambu (makam).

Pada pembahasan ini disoroti mengenai pentingnya pariwisata yang menjadi ekonomi unggulan Tana Toraja. Untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, diperlukan peningkatan prasarana bandara, yaitu dengan membangun bandara baru di sekitar Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Mangkendek. Selain itu peningkatan prasarana jaringan jalan yang menghubungkan Tana Toraja dengan Kawasan Metropolitan Mamminasata dan Kota Mamuju juga perlu ditingkatkan sebagai urat nadi pengembangan ekonomi wilayah Tana Toraja. Kasubdit Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Provinsi dan Kabupaten Wilayah III Agus Hendro juga menyatakan dukungannya dalam peningkatan prasarana bandara dan jaringan jalan di Tana Toraja guna peningkatan pengembangan wilayah.

Di kesempatan yang sama juga dipaparkan konsep pengembangan Kawasan Strategis Makula dan Kota Makale yang menjadi simpul utama pengembangan pariwisata Kabupaten Tana Toraja. Kawasan Makula direncanakan sebagai pusat pelestarian budaya Tongkonan dengan didukung sebuah tempat pemandian air panas. Sementara di Kota Makale direncanakan sebagai pengembangan pusat kesenian (Art Center) di lokasi bekas pasar di pusat kota. Untuk pengembangan pariwisata Kawasan Wisata di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara diusulkan juga peningkatan jalur lingkar pariwisata yang mengelilingi kedua kabupaten tersebut.

Direktur Penataan Ruang Wilayah III Wahyono Bintarto berujar bahwa penataan ruang adalah membangun sinkronisasi tatanan lingkungan dengan komunitasnya yang produktif, adaptif, kreatif dengan kearifan lokalnya dalam proses peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya bangun dan kelestarian lingkungan mikro yang mendukung kelestarian makro. Diharapkan dengan peningkatan penataan ruang wilayah ini selain mewujudkan Tana Toraja sebagai peneduh dunia juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : admintaru_050110
READ MORE - Kearifan Lokal, Filosofi Dasar Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang Tana Toraja

Minggu, 19 Juni 2011

Ingin Turunkan Berat Badan? Ayo Berpikir Positif !

Positif Thinking
Banyak hal bisa Anda lakukan demi mendapatkan berat badan yang ideal. Diet ketat dan berolahraga secara teratur punya bukti yang signifikan untuk hal tersebut.

Tapi tahukah Anda bahwa pikiran positif juga bisa membantu menurunkan berat badan? Aspek-aspek di pikiran seperti cara berpikir juga bertindak dapat menimbulkan emosi yang ternyata mempengaruhi tubuh.

Dr. Candace Pert dan tim penelitinya telah membuktikan bahwa pandangan mental yang positif telah mempengaruhi bukan hanya pikiran, tetapi juga badan. Penelitian tersebut telah membuktikan adanya hubungan antara pikiran, cara berfikir dan tubuh.

Tubuh memproduksi hormon Peptine. Hormon tersebut mengirim pesan dari pikiran ke jaringan tubuh untuk mempengaruhi bagaimana bereaksi dalam keadaan senang dan stres. Perubahan perilaku dan emosi dari sudut negatif ke positif sangat baik bagi kesehatan dan pengelolaan berat badan.

Jadi, cobalah menghilangkan pikiran negatif di otak Anda untuk hidup yang lebih baik!
READ MORE - Ingin Turunkan Berat Badan? Ayo Berpikir Positif !

Sabtu, 18 Juni 2011

Sejumlah Pejabat Torut menunggak Pembayaran Listrik

Yohan Denmanora, Kepala PLN Ranting Rantepao Toraja Utara mengeluhkan tingginya tingkat tunggakan listrik di wilayah Toraja Utara. Sebanyak 5.815 pelanggan Dari jumlah 25.800-an pelanggan PLN menunggak pembayaran listrik. Total nilai tungggakan ribuan pelanggan PLN tersebut mencapai Rp 356 juta. Rata-rata pelanggan menunggak antara 3 sampai 4 bulan.

Dari data penunggak tersebut terdapat belasan pelanggan adalah orang-orang yang punya posisi terhormatsebagai pejabat,baik eksekutif maupun legisatif. Namun Kepala PLN Ranting Rantepao tidak bersedia mengungkap identitas para pejabat yang menunggak pembayaran listrik tersebut. Menurut Yohan Denmanora, para pejabat tersebut sudah beberapa kali diperingati namun belum juga datang melunasi tagihan listriknya hingga sekarang ini.

Dijelaskannya, pihak PLN Ranting Rantepao memberikan batas waktu hingga 20 Juni kepada para pelanggan yang belum melunasi. Jika hingga batas waktu tersebut belum juga dilunasi maka sambungan listrik PLN di rumah-rumah para pelanggan yang bersangkutan akan diputuskan secara permanen alias bongkar rampung.

banyaknya warga yang melakukan penyambungan liar tanpa melalui meteran yang dinilai merugikan PLN, juga menjadi hal yang meresahkan bagi PNL Ranting Rantepao. Biasanya warga meminta sambungan dari tetangga terdekatnya. Tindakan liar ini sangat membahayakan karena bisa menimbulkan korslet yang dapat memicu terjadinya
READ MORE - Sejumlah Pejabat Torut menunggak Pembayaran Listrik

Ilham Arif Sirajuddin Ketua PD Sul-sel : "Tanpa Tana Toraja, Sulsel bagai sayur tak bergaram"

Setelah mengikuti dan membuka MUSCAB PD Tana Toraja pada Jumat (17/6/2011) di Makale, dimana Victor Datuan Batara resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tana Toraja untuk periode 2011-2016, Ilham melanjutkan roadshow ke utara, yaitu ke Kabupaten termuda di Sulawesi Selatan, Toraja Utara.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, hasil survey beberapa lembaga memunculkan satu nama calon kuat untuk mempimpin Partai Besutan SBY tersebut di Toraja Utara, yaitu Mantan Calon Bupati yang diusung Partai Golkar pada Pilkada pertama yang lalu, Daniel Rendeng, Namun sampai berita ini di publikasikan belum diketahui siapa yang berhasil menjadi orang nomor satu di Partai Demokrat Kabupaten Termuda di Sul-sel tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin dihadapan ratusan kader partai Demokrat Toraja Utara itu memberikan apresiasi khusus. Ia menyebut Tana Toraja sebagai daerah sentral Sulsel. Baginya, Toraja adalah wilayah yang selalu memberi semangat pada Suslel.

"Tanpa Tana Toraja, Sulsel bagai sayur tak bergaram. Inilah wilayah yang selalu memberikan semangat kepada kita semua, warga Sulsel," katanya .

Ilham juga menyebut dirinya sebagai orang Toraja karena dalam dirinya mengalir darah Toraja yang berasal dari ibunya yang berasal dari Tana Toraja. "Ini membuat saya harus menempatkan Toraja dalam tempat terbaik dalam diri saya. Saya harus menjadikan semangat terhadap semua yang dimiliki Toraja, termasuk kebanggaan sebagai orang Toraja," kata Ilham yang datang ke Toraja didampingi elite Demokrat Sulsel seperti Sekretaris, Irwan Patawari, Wakil Ketua, Ni'matullah, dan Andry Arif Bulu, Syamsu Rizal serta pengurus lainnya.
READ MORE - Ilham Arif Sirajuddin Ketua PD Sul-sel : "Tanpa Tana Toraja, Sulsel bagai sayur tak bergaram"

Jumat, 17 Juni 2011

Belajar Berkata "Cukup"

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana.


Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.

Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup? Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.

"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Sumber : http://suaramalaikatmu.blogspot.com

READ MORE - Belajar Berkata "Cukup"

Ilham, buka Muscab Partai Demokrat Tana Toraja

Ilham Arif Sirajuddin, Ketua Partai Demokrat Propinsi Sulawesi Selatan, yang juga adalah Wali Kota Makassar didampingi sejumlah pengurus Partai Demokrat Sulsel, membuka Musyawarah Cabang (MUSCAB) Partai Demokrat Kab. Tana Toraja yang diselenggarakan di Makale, Jumat (17/06/2011).

Salah satu agenda penting dalam MUSCAB ini adalah pemilihan Ketua Partai Demokrat Kab. Tana Toraja. Sejumlah kandidat akan bersaing di pemilihan ketua, di antaranya mantan Calon Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara yang juga Ketua Divisi Demokrat Sulsel.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Toraja Nelly Dasse serta mantan Sekretaris DPC Edy Mangnga. Edy merupakan kerabat dari mantan Ketua Demokrat Sulsel A Reza Ali.

"Setelah membuka MUSCAB Tana Toraja, Ilham juga dijadwalkan akan membuka MUSCAB Toraja sore nanti". Jelas Koordinator Divisi Komunikasi Publik Demokrat Sulsel Syamsu Rizal MI.
READ MORE - Ilham, buka Muscab Partai Demokrat Tana Toraja

Promosi Strata dua (S2) Universitas terbuka di Tana Toraja


Promosi Program Pasca Sarjana Strata dua (S2) Universitas terbuka di Tana Toraja dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidkan Kab. Tana Toraja, Minggu (12/6/2011). Hadir, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Umum Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja Daud Sampe Urang.

Daud mengatakan, promosi ini sangat tepat digelar saat ini karena banyak warga Tana Toraja menginginkan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, namun belum menemukan perguruan tinggi yang sesuai dengan yang diinginkan.
Mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tersebut saat ini bekerja di instansi pemerintahan. Pemerintah Tana Toraja juga mendorong aparat pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Kepala Unit Pendidikan Belajar Jarak Jauh UT Dr Sugilar mengatakan, kualitas pendidikan UT tidak perlu diragukan karena perguruan tinggi negeri ini telah mendapat akreditasi dan diakui sebagai perguruan tinggi kelas dunia (world class university).

"Mahasiswa UT saat ini banyak yang mengikuti kuliah di Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. Mereka mengikuti program pertukaran mahasiswa yang memang merupakan program UT," kata Sugilar.

Program Pascasarjana UT saat ini mengelola empat program studi S2 yakni Pendidikan Matematika, Manajemen Perikanan, Manajemen, dan Administrasi Publik
READ MORE - Promosi Strata dua (S2) Universitas terbuka di Tana Toraja

Kamis, 16 Juni 2011

Berhentilah Mengeluh

Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda…
01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

03]. Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.


04]. Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

05]. Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

06]. Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

07]. Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

08]. Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

09]. Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10]. Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11]. Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika Anda sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa Anda masih hidup !

a. Life is a gift

b. Live it…

c. Enjoy it…

d. Celebrate it…

e. And fulfill it.

13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu

14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena Anda mencintainya,,,

16]. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone,
but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!

Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan….


READ MORE - Berhentilah Mengeluh
KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update