Sumber: http://www.seociyus.com/2013/02/kode-javascript-dan-html-sederhana-buat-di-blog.html#ixzz4FohENZc0 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Follow us: @SEOCiyus on Twitter

Sabtu, 28 Mei 2011

Penyimpangan Raskin di Tana Toraja


Penyimpangan yang terjadi atas pendistribusian Beras Miskin (Raskin) di Tana Toraja mendapatkan kecaman dari Ketua LSM Lembaga Pemantau percepatan pembangunan (LP3) Kab. Tana Toraja, Al Haris Tandilinggi.

Beberapa waktu yang lalu LP3 menemukan beberapa penyimpangan pendistribusian Raskin. Salah satunya adalah harga jual yang jauh di atas harga normal. Para distributor di tingkat lembang/kelurahan menjual raskin ke masyarakat antara Rp. 37.000 hingga Rp. 40.000 per sak dengan volume 15 kilogram/sak. sementara harga normalnya adalah Rp. 24.000/sak dengan volume yang sama. Hal ini berlangsung sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 yang lalu.

“Selain harga jual yang tinggi, pendistribusian raskin tersebut juga tidak lancar. kadang tiga bulan baru raskin diterima warga miskin. Jatah dua bulan dijual oleh oknum lembang ke pedagang beras,” tegas Alharis Tandilinggi.

Dari delapan lembang/kelurahan di kecamatan Masanda, kata Alharis, tujuh diantaranya menjual raskin di atas harga normal. Alharis bahkan memiliki data harga jual di masing-masing lembang, diantaranya lembang Lembang Belau, Belau Utara, Sesesalu, Pondiangao, Kadundung, Ratte, dan lembang Paliorong.

Selain harga jual yang dimark up, LSM LP3 juga mendapati bukti bahwa dari tahun 2007 hingga tahun 2010, biaya angkut raskin dari Makale ke Masanda dibiayai oleh dana pendamping dari pemerintah kabupaten Tator.

Sementara menurut pengakuan masyarakat, mengutip keterangan distributor, bahwa tingginya harga jual raskin disebabkan oleh biaya angkut yang tinggi, baik dari Makale ke Masanda, maupun dari ibukota kecamatan ke lembang-lembang.

“Selain itu, kartu kontrol raskin yang seharusnya diberikan kepada rumah tangga sasaran (miskin-red), disembunyikan oleh oknum distributor. Pada hal kalau ada kartu kontrol ini semuanya menjadi jelas, apakah masyarakat menerima raskin tiap bulan atau tidak,” tegas Alharis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah berkunjung ke Toraja Update.
Silahkan tinggalkan Komentar Anda...!!!

KOMENTAR TERBARU

Subscribe

Masukkan Alamat E-mail Anda:

Delivered by Toraja Update